oleh

3 Hal Dibalik Kekalahan PSGC Ciamis Atas Sriwijaya FC

 
 

Berita PSGC, galuh.id – PSGC Ciamis gagal meraih poin saat menjamu Sriwijaya FC di Liga 2 Indonesia. Bermain di Stadion Galuh Ciamis, Rabu, 4 September 2019, Sriwijaya menang tipis 1-0 dari tuan rumah, setelah Ahmad Ihwan berhasil membobol gawang Sukasto Efendi pada menit akhir pertandingan babak pertama.

Memasang trio lini depan, Asep, Fabio Marko dan Sahar, PSGC Ciamis sesekali melancarkan serangan balik cepat. Namun permainan disiplin Sriwijaya FC mampu meredam serangan tim tuan rumah.

Skuad Laskar Galuh hampir mencetak gol melalui tendangan bebas di luar kotak penalti. Namun sayang, tendangan Ganjar Kurniawan masih melenceng dari samping tiang gawang dan keunggulan tim asuhan Kas Hartadi terus bertahan hingga akhir babak kedua.

Membuka sesi konferensi pers usai pertandingan, pelatih PSGC Ciamis, Andri Wijaya, menerima kekalahan pada pertandingan sore hari ini dengan jiwa ksatria. Selain itu dirinya juga mengomentari 3 hal mengenai hasil pertandingan ini.

Apresiasi Kinerja Pemain

“Saya mengapresiasi perjuangan para pemain di lapangan, Alhamdulillah mereka bisa melewati pertandingan ini dengan selamat walaupun hasilnya mengecewakan tapi kami terima dengan sportif,” ungkap Andri Wijaya mengenai performa pemainnya.

Peluang Lolos Degradasi

Di sisi lain mengenai peluang lolos dari zona degradasi, Andri Wijaya mengatakan, dirinya akan berbuat sekuat tenaga untuk tim agar mendapat hasil terbaik.

“Kami akan berjuang sekuat tenaga sampai darah penghabisan, kami memilih bertahan dengan kondisi apapun,” yakin Andri.

Kinerja Kepemimpinan Wasit

Selain itu, Andri Wijaya menilai timnya bisa tampil mengimbangi Sriwijaya FC namun ada keputusan wasit di sepanjang laga yang menurutnya tidak bijaksana.

“Terus terang kami mengkritisi kepemimpinan wasit . Walaupun tidak drastis, banyak peluang yang kami buat, namun sayangnya wasit tidak bisa bijaksana dengan keputusannya,” katanya.

Catatan negatif ini, membuat posisi PSGC Ciamis sangat genting karena berada di zona degradasi dengan menempati posisi paling buncit. PSGC harus memenangi 8 laga tersisa untuk bisa keluar dari zona degradasi Grup Barat. (galuh.id/Allez)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA