Banjar, galuh.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai bagian dari penguatan partai. Khususnya di era pemerintahan baru Prabowo-Gibran.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja dalam masa reses sidang III tahun sidang 2024–2025 pada Selasa (10/5/2025).
Kegiatan berlangsung di Rumah Aspirasi Fungsional Wakil Rakyat, Kota Banjar, bersama jajaran struktural DPD Partai Golkar Kota Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Agun menyoroti kesiapan struktural Partai Golkar. Terlebih karena Ketua Umum Partai Golkar kini juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Saya menyampaikan langkah-langkah konsolidasi pertama kepada DPD Partai Golkar yang saat ini sedang melaksanakan Musda di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Agun secara khusus meminta DPD Golkar Kota Banjar agar siap menyambut Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika organisasi terhadap siapa pun kandidat yang datang bersilaturahmi terkait pencalonan Ketua DPD Golkar Jabar.
“Siapa pun yang datang untuk silaturahmi harus terima dengan baik, tanpa harus menentukan sikap. Golkar adalah partai yang terstruktur dan solid,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agun menyebut DPP Partai Golkar kini mendorong munculnya pemimpin dari kalangan aktivis yang memiliki jiwa petarung dan loyalitas tinggi.
“Saya melihat ada kekuatan besar di bawah kepemimpinan Pak Bahlil. Beliau mendorong aktivis sejati yang bisa menambah kursi dan membesarkan Golkar, bukan yang tiba-tiba jadi Golkar,” ujarnya.
Agun juga mengingatkan kader agar cermat dalam menyikapi arus informasi, terutama di media sosial.
“Kita harus hati-hati terhadap pemberitaan di medsos, banyak yang memutarbalikkan fakta,” katanya.
Menjelang pemilu legislatif mendatang, Agun mengajak seluruh kader untuk mengedepankan loyalitas, kecerdasan, dan kewaspadaan politik.
Ia meyakini bahwa konsolidasi internal yang solid adalah kunci utama untuk meraih kembali kepercayaan rakyat.(GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
