Ciamis, galuh.id – Ikatan Santri Alumni Nurussalam (INSAN) Cikoneng Ciamis bekerjasama dengan pengurus Karang Taruna Kabupaten Ciamis menggelar pengajian rutin bulanan, sekaligus merefleksikan Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Jalan Jendral Sudirman Ciamis, Kamis (01/08/2019).

Ust. Arif Bahtiar perwakilan dari INSAN mengaku bangga bisa bersilaturahmi dan memberikan siraman rohani serta berdiskusi seputar peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan.

Menurutnya, Karang Taruna yang warganya tersebar sampai tingkat paling bawah, yakni RT dan RW merupakan potensi luar biasa sebagai pilar bangsa.

“Saya salut dengan Karang Taruna yang bisa masuk ke sisi lain, melebarkan sayapnya, selain bergerak di lingkungan kepemudaan dan kemasyarakatan, ternyata sangat antusias di wiayah rohani religi. Karena urusan dunia memang harus bersinergi dengan rohani,” ujar Arif Bahtiar kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Tema yang diusung yaitu “Merajut Persatuan Indonesia dengan Memahami Nilai dan Makna Idul Adha, dan Menyabut HUT RI Ke-74”.

Ust. Arif menilai, sudah seharusnya tiap orang mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, karena kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari peran serta umat Islam, terutama para ulama dan ustad.

“Paling tidak kita mencoba mengembalikan memori kita, bahwa pejuang kemerdekaan didominasi para habib, ulama dan ustad, sehingga kemerdekaan ini bisa dilanjutkan. Melanjutkan jerih payah mereka mengisinya dengan hal-hal positif,” tegasnya.

Ustad Arif juga mengingatkan, apa pun yang terjadi dalam perhelatan Pilkada dan Pilpres, semuanya sudah selesai.

“Karena kita sudah masuk wilayah baru, terima tidak terima, kita harus menerimanya sebagai warga negara yang baik harus berpikir ke depan. Kemajuan NKRI menjadi skala prioritas, sebagai bangsa kita wajib menjaga NKRI,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pernyataan sikap Karang Taruna dengan INSAN juga dibacakan langsung oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis didampingi perwakilan INSAN.

Dalam pernyataan sikapnya, keduanya sepakat siap mendukung pemerintah, TNI dan Polri dalam upaya menjaga situasi yang kondusif menjelang hari kemerdekaan Indonesia dan pelantikan Presiden terpilih.

INSAN dengan Karang Taruna mengimbau masyarakat untuk kembali bersatu dalam bingkai NKRI, sebagaimana dulu para pejuang merebut kemerdekaan dari penjajah dan menolak segala bentuk kegiatan maupun provokasi yang dapat memecah belah bangsa yang mengatasnamakan agama.

Sementara, Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Atep Hasanudin mengakui, awal Agustus merupakan momentum tepat bagi Karang Taruna Kabupaten Ciamis untuk melakukan refleksi Kemerdekaan RI yang bersamaan dengan Idul Adha di bulan Agustus 2019 ini.

“Bagaimana kita mengisi kemerdekaan di masa yang akan datang, melalui kiprah nyata warga Karang Taruna di pelosok desa dan kelurahan. Karang Taruna jangan hanya hadir saat perayaan Agustusan saja, tapi harus hadir setiap saat dalam membantu pergerakan sosial, guna mewujudkan program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Atep mengatakan, warga Karang Taruna harus inovatif, berpikir ke masa yang akan datang, jangan terpaku dengan masa lalu.

“Dalam berkarya pun kita bukan hanya membutuhkan fisik atau jasmani tapi juga kesehatan rohani. Maka dengan pengajian bulanan ini diharapkan mampu menyiram rohani kita sebagai penyeimbang dalam berkarya,” tegasnya.

Digandengnya INSAN Ciamis merupakan rangkaian kerjasama Karang Taruna dengan Pontren Nurussalam, setelah sebelumnya menggelar sosialisasi Pemilu bagi pemula.

“Tahun lalu kita bekerjasama dengan pontrennya, sekarang kita gandeng alumninya,” kata Atep. (galuh.id/Arul)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini