Anggota DPRD Ciamis Kunjungi Keluarga Korban Tenggelam Susur Sungai

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Saya salahkan sekolah karena kegiatan itu tidak memiliki izin resmi,” katanya.

Ia berharap, kejadian yang menewaskan 11 siswa yang salah satunya adalah keponakannya bisa menjadi peringatan bagi MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis dan dapat diusut tuntas

“Ini jelas keteledoran sekolah, SOP-nya juga tidak dijalankan. Harusnya minta izin dulu kepada orang tua siswa. Harus usut kenapa sampai begitu,” ungkapnya.

Sebelum kejadian, kata Tatat, ibunya Adit inginnya tidur terus. Sepertinya itu adalah sebuah firasat seorang ibu kepada anaknya.

- Advertisement -

“Kalau firasat lainnya sih engga ada. Hanya pada hari Jumat, ibunya mendadak lemas dan wajahnya pucat,” jelasnya.

Menurut Tatat, Adit itu orangnya rajin, baik dan pintar. Almarhum juga mempunyai cita-cita ingin menjadi tentara. Namun takdir berkata lain.

“Bibi doakan semoga Adit ditempatkan di tempat yang mulia,” pungkasnya.

Pantauan galuh.id, suasana haru terlihat menyelimuti rumah duka. Ibu korban tenggelam susur Sungai masih terus menangis histeris. Selain tetangga, kerabat dan beberapa teman korban pun terus berdatangan. (GaluhID/Uus)

- Advertisement -

Editor : Evi

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Berita Terbaru

Tabligh Akbar HSN 2026 di Ciamis Hadirkan UAS dan Das’ad Latif

CIAMIS, galuh.id – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional...

Artikel Terkait