Atasi Limbah, DPRKPLH Ciamis Edukasi Pengusaha Tahu Tempe di Banjarsari

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Rini menyebut, dari hasil investigasi, limbah pabrik tahu tempe secara langsung dibuang ke saluran irigasi, yang tentunya berdampak terhadap pencemaran lingkungan hidup.

Selain dari pabrik, ada juga beberapa warga yang masih buang sampah ke saluran irigasi.

“Bahkan ada juga beberapa rumah yang membuang langsung saluran MCK ke irigasi,” ucapnya.

Solusi Atasi Limbah Pabrik Tahu Tempe di Banjarsari Ciamis

Pengusaha tahu tempe itu beralasan membuang limbah ke irigasi karena tidak memiliki lahan dan biaya untuk membuat IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).

- Advertisement -

“Mereka juga menyampaikan masalah yang saat ini terjadi karena airnya surut, tetapi kalau airnya besar itu tidak masalah. Namun itu semua bukan suatu alasan,” ujar Rini.

Pihaknya pun menegaskan bahwa membuang limbah secara langsung ke saluran irigasi meskipun airnya besar atau surut itu tidak benar.

“Pokoknya membuang limbah pabrik atau sampah rumah tangga ke saluran irigasi itu tidak boleh,” katanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait