Baliho Capres Roboh di Ciamis, Pengendara Motor Meninggal

3707

Cijeungjing, galuh.id – Sukarna (56), warga Desa Mekarjadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal dunia setelah tertimpa baliho capres yang runtuh di Jalan Ciamis-Banjar, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis, Sabtu siang (23/3/2019).

Sukarna sempat dirawat di rumah sakit selama dua hari, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Korban meninggalkan 4 orang anak dan seorang istri.

Diketahui Sukarna sedang melintas di bawah baliho capres yang kemudian menimpa dirinya pada Kamis (21/3/2019) lalu, Sukarna terjatuh dari sepeda motornya dan dilarikan ke rumah sakit.

Korban yang merupakan seorang juru parkir ini sedang dalam perjalanan ke Kota Banjar, tempat dimana korban biasa bertugas sebagai juru parkir di depan Bank BCA. Di tempat kejadian, baliho yang dipasang di pinggir jalan tiba-tiba runtuh dan menimpa korban, motor yang dikendarai korban oleng dan jatuh di tengah jalan.

Warga dan juga pengendara lain yang melintas langsung menolong korban dan melarikannya ke rumah sakit. Menurut informasi korban terluka di bagian dada dan perut. Korban sempat dirujuk ke RS Margono di Purwokerto. Namun 2 hari dirawat kondisi korban semakin memburuk, hingga menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (23/3/2019).

“Katanya, bapak saya tertimpa baliho bergambar Jokowi, ukurannya sekitar 3×4. Balihonya runtuh, bapak saya oleng lalu jatuh,” kata Umar Dani, anak pertama korban saat ditemui di rumah duka, Minggu (24/3/2019).

Menurut keterangan Dani, diduga baliho tersebut runtuh karena pemasangannya kurang kokoh. Dani kemudian berharap pihak yang memasang baliho agar lebih berhati-hati dalam pemasangan baliho. Supaya tidak ada lagi yang menjadi korban.

“Saya dan keluarga tidak akan menuntut, kalau ada pihak yang datang ya kami terima. Tidak juga ya tidak apa-apa. Harapannya ke depan perhatikan saat memasang baliho, supaya tidak ada lagi korban,” jelasnya.

Sementara itu, Ilyas, warga di Bengkel Ketok Magic, di sekitar lokasi kejadian, mengatakan baliho capres tersebut memang sudah miring karena sering diterpa angin kencang.

“Baliho memang sudah miring, ada motor lewat kemudian baliho jatuh, orang itu ketimpa, lalu dia kan oleng dan jatuh,” katanya.

Baliho tersebut, kata Ilyas, dipasang sekitar dua minggu lalu. Penyebab roboh karena angin kencang yang terjadi hampir setiap hari di wilayah tersebut. Kontruksinya yang tidak kuat mengakibatkan baliho capres tersebut roboh.

“Saat kejadian saya dan beberapa orang lainnya langsung menolong korban, kami pangku ke mobil lalu dibawa ke rumah sakit Ciamis,” pungkasnya. (galuh.id/ndu)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini

two × 4 =