Begini Respon Kemenpora Soal Proses Naturalisasi Pemain Keturunan yang Dinilai Lambat

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Olahraga, galuh.id – Proses naturalisasi pemain keturunan yang dinilai lambat direspon oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Respon Kemenpora tersebut disampaikan oleh Jonni Mardizal selaku Plt Seskmenpora.

Menurut penilaian Jonni, bukan proses pemerintah yang lambat melainkan lebih banyak syarat dari pemain naturalisasi yang belum terpenuhi.

Jonni menuturkan, upaya naturalisasi pemain keturunan tersebut sudah sesuai dengan arahan dari Presiden.

- Advertisement -

Para pemain yang dinaturalisasi pun harus diupayakan yang memiliki darah keturunan Indonesia.

“Kami meminta agar sesuai arahan dari Presiden, agar yang dinaturalisasi ini punya darah Indonesia. Jadi seperti ini, mereka orang Indonesia tapi kewarganegaraannya asing, dinaturalisasi agar kembali menjadi WNI,” kata Jonni dikutip dari podcast JPNN.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait