oleh

BKSDA Ciamis Imbau Warga Tak Perdagangkan Satwa Langka

Hubungi
 
 

Ciamis, galuh.id – Seiring maraknya jual beli hewan di media sosial atau secara online, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah lll Ciamis mengimbau masyarakat atau komunitas pecinta hewan untuk tidak terlibat dalam jual beli hewan yang dilindungi, Jumat (05/07/2019).

Kepala Bidang BKSDA Wilayah III Ciamis, Himawan Sasongko menjelaskan, hewan langka atau hewan yang dilindungi merupakan hewan yang sudah sulit dicari atau mulai punah.

Loading...

Larangan terkait perdagangan satwa tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999. Peraturan tersebut merupakan pengejawantahan Pasal 21 ayat (2) UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya.

“Setiap orang dilarang untuk: menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati,sudah jelas bunyi aturan tersebut,” jelasnya.

Bahkan dia menegaskan, aturan itu juga melarang perorangan melakukan ekspor satwa langka dan dilindungi tersebut ke luar negeri.

“Pelanggarnya bisa dijatuhi sanksi berupa penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000, bagi yang dengan sengaja melanggarnya,” tegasnya.

Sementara Dede Nurhidayat, selaku pengendali ekosistem hutan menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya jual beli hewan yang dilindungi di media sosial atau secara online, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah memilik tim khusus untuk mengatasinya.

“Sudah ada cyber yang kerjasama dengan TNI dan Polri, semua aktivitas jual beli hewan di media soial atau online kita awasi jika kedapatan menjualbelikan kita akan segera menindaknya, untuk itu kita ingatkam agar masyarakat harus hati-hati. Jika ada warga yang memiliki, memelihara segera mengembalikan ke habitatnya atau memberikan ke pihak BKSDA,” tegasnya. (Galuh.Id/Dede)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA