BPBD Ciamis Kaji Cepat Bencana Longsor yang Mengikis Bantaran Sungai Terkikis di Kawasen

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjarsari pada Senin malam (23/6/2025) menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Batukurung, RT 013 RW 004, Desa Kawasen.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu diakibatkan meluapnya debit Sungai Cibatukurung atau Cikuwurung yang mengikis bantaran sungai hingga longsor sepanjang kurang lebih 12 meter dengan tinggi sekitar 4 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim BPBD telah melakukan kaji cepat bersama aparat setempat di lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan pada Selasa (24/6), kami langsung menurunkan tim untuk melakukan assessment ke lokasi. Hasilnya, longsor terjadi akibat kikisan air sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi,” ujar Ani Supiani.

- Advertisement -

Baca Juga: Kombes Nurfallah Melamar ke PKB, Ingin Isi Kursi Wabup Ciamis?

Ia menyebutkan, meskipun tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi, namun longsoran tersebut mengancam badan jalan desa di Blok Sengon sepanjang 12 meter.

Kondisi ini memerlukan penanganan segera agar tidak meluas dan membahayakan infrastruktur serta keselamatan warga sekitar.

“Kami telah merekomendasikan upaya penanganan melalui normalisasi sungai dan pemasangan bronjong. Koordinasi juga sedang dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk tindak lanjut teknis,” tambahnya.

- Advertisement -

Ani juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di musim hujan seperti saat ini.

“Kami akan terus memantau perkembangan dan menyiapkan langkah antisipatif lainnya jika diperlukan,” tegasnya. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Permudah Pelajar Miliki KTP-el, Disdukcapil Ciamis Luncurkan WASTU KANCANA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk menerapkan inovasi WASTU KANCANA. Program ini bertujuan memudahkan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026, dan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar.

Artikel Terkait