BPBD Kota Banjar Sosialisasi Tanggap Bencana, Antisipasi Jebolnya Bendungan Leuwikeris

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Perkiraan itu berdasarkan hasil mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar.

Kemudian, khusus wilayah Kelurahan Karangpanimbal, ketinggian genangan air perkiraaan bisa mencapai 5 hingga 8 meter.

“Jika jebol, air datang dari Bendungan Leuwikeris estimasi waktu sekitar 2 jam masuk ke wilayah Banjar melalui sungai Citanduy,” ujarnya.

Adapun wilayah yang terancam bencana jebolnya Bendungan Leuwikeris antara lain Kelurahan Karangpanimbal yang meliputi Katapang, Parungsari, Cikadu, dan Ciaren.

- Advertisement -

Karena wilayah tersebut lokasinya lebih rendah dari wilayah lainnya sekaligus berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy.

Sementara itu Kepala BBWS Citanduy, Elroy Koyari mengatakan, Bendungan Leuwikeris terhadap Kota Banjar tak berdampak besar, masuk kategori aman.

Walaupun begitu, pihak PUPR terus memantau sekaligus mewaspadainya sejak proyek ini mulai pembangunan dahulu.

“Bendungan Leuwikeris rancangannya memiliki usia sampai 50 tahun, kita pastikan pemeliharaan infrastruktur harus rutin kerjakan nantinya,” katanya.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Diduga Lupa Matikan Kompor, Kebakaran Hanguskan Gudang J&T dan Tempat Fitness di Ciamis

Kebakaran terjadi di Jalan Ciptomangunkusumo, Ciamis, pada 16 Juli 2026, akibat kompor yang dibiarkan menyala oleh penghuni rumah lanjut usia. Petugas pemadam kebakaran menanggapi cepat dengan 10 armada untuk memadamkan api yang mengancam tiga bangunan. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan proses investigasi masih berlangsung.

Artikel Terkait