Senin, 27 September 2021
Senin, 27 September 2021

Bupati Ciamis Ikuti Launching OSS, Jokowi Ingin Izin Usaha Dipermudah

Berita Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengikuti launching pelayanan perizinan usaha secara elektronik (Online Single Submission/OSS) secara virtual oleh Presiden RI.

Bupati mengikuti launching tersebut bersama Kadis DPMPTSP Ciamis Rudi S.E yang bertempat di ruang vidcon Pendopo Ciamis, Senin (9/8/2021).

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan bahwa sistem OSS berbasis risiko akan membuat proses perizinan usaha semakin cepat bagi pengusaha

Sehingga, harapannya bisa berdampak positif terhadap realisasi investasi ke depan. Launching OSS ini adalah tindak lanjut dari UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Untuk memberikan kepastian bagi pengusaha. Kemudahan bagi pengusaha, efisiensi, transparansi.

Jokowi juga menuturkan, pandemi ini tak boleh menghentikan reformasi struktural. Maka dari itu, prosedur usaha dan investasi akan terus dipermudah.

“Karena kita ingin berbagai perusahaan kota menjadi lebih kondusif. Makin terintegrasi. Dan meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM maupun para investor. Terutama dalam kondisi terdampak pandemi,” jelasnya.

Oleh karena itu, kuncinya berada pada perizinan yang menjadi instrumen penentu kemajuan perekonomian ke depan.

OSS ini menurut Jokowi, memberikan pelayanan yang terintegrasi dari pusat hingga daerah. Selain itu, layanannya semakin strategis dan sinergis.

Ia mengatakan, para pelaku usaha membutuhkan layanan yang cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit.

Dampaknya juga akan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi, baik di pusat maupun daerah. “Serta akan terbentuknya berbagai lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Bahlil Lahadalia selaku Kementerian Investasi/Kepala BKPM menyampaikan bahwa aplikasi itu sudah melalui tahap tes uji coba. Juga sudah sangat stabil.

Aplikasi OSS ini menghubungkan semuanya dengan kabupaten kota, provinsi, kementerian/lembaga. Aplikasi yang ada di pusat sebagai terminal penghubungnya.

Meski demikian, dalam implementasinya kemungkinan akan ada kendala di beberapa daerah dengan jaringan-jaringan internetnya yang belum memadai.

Maka, pihaknya mensiasatinya dengan menyediakan metode online dan semi online untuk daerah-daerah tertentu. “Agar implementasi OSS bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (GaluhID/Evi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
276PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan