Bupati Ciamis: Jaga Kondusifitas Saat Sengketa Pilpres Berlangsung

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Bupati dan wakil Bupati Ciamis beserta Unsur Forkopimda mendeklarasikan Ciamis aman, damai dan Kondusif terkait berlangsungnya sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal tersebut disampaikan langsung pada kegiatan halalbilhalal di Pendopo, Selasa (18/6/2019).

“Kami menghimbau kepada masyarakat Ciamis untuk menjaga kondusifitas di wilayahmya masing masing, apalagi saat ini sedang berlangsung sidang sengketa Pilpres di MK,” ujar Bupati Herdiat saat deklarasi di Pendopo, Selasa (18/6/2019).

Menurutnya, keputusan hasil sidang sengketa Pilpres sepenuhnya ada di Mahkamah Konstitusi sehingga apapun hasilnya harus diterima dengan lapang dada.

“Kita bersepakat menyerahkan sepenuhnya kepada MK untuk memutuskannya, dan kita akan menerima apapun hasilnya,” kata Herdiat.

- Advertisement -

Pada kesempatan tersebut Herdiat juga mengucapkan, terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Ciamis atas kepercayaan dan amanah kepadanya, untuk memimpin Ciamis 5 tahun kedepan.

“Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat Ciamis yang telah mempercayakan kepada kami untuk memimpin Ciamis 5 tahun ke depan. Semoga Ciamis bisa lebih maju dan masyarakatnya sejahtera di bawah kepemimpinan saya dan pak Yana,” paparnya.

Bupati Ciamis Herdiat berharap seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis, bisa bahu membahu membangun Kabupaten Ciamis yang lebih maju.

“Mari kita bangun Ciamis bersama-sama, agar Ciamis menjadi lebih baik, maju dan sejahtera,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Unik! Warga RT 23 Desa Cibadak Ciamis Gelar Pemilihan Ketua RT Layaknya Pemilu

Warga RT 23 Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, menggelar pemilihan Ketua RT pada 31 Juli 2026 dengan konsep mirip Pemilu. Ucu Rahmat terpilih sebagai Ketua RT setelah meraih suara terbanyak. Konsep pemilihan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan dan transparansi, serta melibatkan partisipasi langsung warga. Biaya pemilihan berasal dari kas RT dan donatur.

Artikel Terkait