CIAMIS, galuh.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Salah satunya dengan menghadirkan layanan aktivasi IKD di kantor desa dan kelurahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat. Dengan demikian, warga tidak perlu selalu datang ke kantor Disdukcapil hanya untuk melakukan aktivasi IKD.
Melalui layanan di tingkat desa dan kelurahan, masyarakat dapat memperoleh pendampingan petugas selama proses aktivasi. Warga juga berkesempatan mendapatkan penjelasan mengenai manfaat serta tata cara penggunaan IKD untuk berbagai keperluan administrasi.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan M. Supyan, mengatakan, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis masih terus dikejar. Oleh karena itu, dukungan seluruh jajaran pemerintahan, termasuk pemerintah desa dan kelurahan, sangat dibutuhkan.
“Capaian IKD Kabupaten Ciamis masih terus kita kejar. Untuk itu, kami berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan aktivasi IKD di kantor desa dan kantor kelurahan. Masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih dekat,” ujar Yayan, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, kehadiran layanan di desa dan kelurahan diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini menghadapi kendala jarak maupun akses menuju kantor Disdukcapil.
“Kami ingin pelayanan administrasi kependudukan semakin dekat dengan masyarakat. Tidak harus selalu datang ke Disdukcapil, tetapi kami yang datang ke kantor desa dan kelurahan,” katanya.
Yayan mengajak masyarakat yang telah memenuhi persyaratan aktivasi IKD untuk memanfaatkan layanan tersebut di kantor desa atau kelurahan setempat.
Ia menilai, semakin dekat pelayanan diberikan, semakin mudah pula masyarakat memperoleh akses terhadap layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Dengan hadirnya petugas hingga tingkat desa dan kelurahan, proses aktivasi IKD diharapkan menjadi lebih mudah, praktis, dan tidak merepotkan masyarakat.
“Capaian IKD terus dikejar, pelayanan terus didekatkan,” pungkas Yayan.
