Dedi, Warga Sukadana Ciamis Beli Mobil Mewah Rp. 12.000 Secara Online

1385

Sukadana, galuh.id – Dedi Heryadi (35) warga Sukadana Ciamis tepatnya di Dusun Desa, RT 03 RW 01, Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis berhasil membeli mobil Mini Cooper dengan harga Rp. 12.000 dari aplikasi Bukalapak, padahal harga mobil mewah tersebut aslinya bisa mencapai Rp. 700 jutaan.

Dedi yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online ini awalnya iseng saja ketika mengikuti program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2018. Dedi memanfaatkan saldo yang Ia miliki di Bukalapak sebesar Rp. 14.000 untuk membeli mobil Mini Cooper.

Pada saat penyerahan kunci mobil dari managemen Bukalapak

 

Sebelumnya Dedi berkali-kali gagal mendapatkan kesempatan membeli HP dan kompor gas seharga Rp 12.000, tetapi ketika ada harga mobil Mini Cooper seharga Rp.12.000 Dedi masih mencoba membelinya, tak disangka Dedi berhasil membeli mobil mewah tersebut.

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan mobil mewah tersebut dengan harga Rp. 12.000, berasa mimpi,” ujar Dedi saat ditemui Galuh ID di rumahnya di Sukadana.

Dedi kemudian mendapatkan telepon dari pihak Bukalapak dan mendapat kepastian bahwa Dedi benar-benar mendapatkan mobil Mini Cooper dengan harga Rp. 12.000. Dedi langsung diminta datang ke kantor Bukalapak untuk serah terima kunci mobil mewah tersebut.

“Saya masih merasa mimpi ketika serah terima kunci,” terangnya.

Setelah serah terima kunci di kantor Bukalapak Jakarta itu, Dedi kemudian pulang kampung ke rumahnya di Sukadana, Ciamis untuk memberitahu istri dan orang tuanya bahwa Dedi mendapatkan hadiah mobil mewah.

Kondisi rumah Dedi di desa Bunter kecamatan Sukadana kabupaten Ciamis

“Tentunya istri dan anak saya juga bahagia setelah melihat saya difoto di mobil tersebut,” paparnya.

Ketika dikonfirmasi terkait keberadaan mobilnya, Dedi menjelaskan mobil mewah itu posisinya off the road dan harus membayar BBN kendaraan bermotor atau pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang bisa mencapai Rp. 200 jutaan, “saya tidak punya uang untuk membayar BBN-nya, makanya saya menjual kembali mobil mewah itu yang dibantu penjualannya oleh pihak manajemen Bukalapak,” jelas Dedi.

Rencananya apabila mobil Mini Cooper itu laku, Dedi berencana untuk mengumrohkan orangtuanya dan melanjutkan pembangunan rumahnya yang belum beres sejak 3 tahun lalu.

Dedi menerangkan ada hal unik ketika awal pembangunan rumahnya yang sampai saat ini belum beres, Dedi mengutamakan membangun ruang garasi mobil ketimbang ruangan rumah, akibatnya orang tua Dedi sempat marah karena keputusannya untuk membangun garasi terlebih dahulu.

“Mungkin ini bisa menjadi sebuah do’a buat saya membangun garasi dulu baru beli mobil, eh gak nyangka ternyata saya dapat mobilnya dari hadiah,” pungkas Dedi warga Sukadana Ciamis.

(Arul)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini