Derby Mataram di Stadion Manahan Solo, Gibran Beri Pesan Tegas

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Gibran bahkan mengatakan harus berhati-hati dengan tim milik Atta Halilintar yang berada satu grup dengan Persis Solo. Gibran menyebutkan tim PSG Pati ini menguasai kemampuan sepak bola dan juga kungfu.

Tim milik Atta Halilintar dan Putra Siregar ini pernah melakukan uji tanding dengan klub dari Liga 1, Persiraja Banda Aceh.

Kemudian Syaiful Indra Cahya melakukan tendangan ke kepala salah satu pemain dari Persiraja Banda Aceh.

Akibat dari peristiwa tersebut, netizen pun banyak yang memberikan nama Kungfu FC kepada tim PSG Pati.

- Advertisement -

Bahkan suami dari Aurel Hermansyah ini juga pernah mengatakan akan mengganti logo menjadi panda. Hal tersebut agar klop jadi Kungfu Panda.

Gibran beri pesan tegas sebelum Derby Mataram bergulir di stadion Manahan, Solo. Hal tersebut ia lakukan agar kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia ini bisa berjalan dengan baik. (GaluhID/Putra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Tak Sekadar KB, Pengendalian Penduduk Jadi Strategi Membangun Ciamis yang Lebih Maju

Pembangunan daerah di Kabupaten Ciamis tak hanya bergantung pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pengendalian penduduk. Menurut dr. Yoyo, pengendalian penduduk merupakan investasi jangka panjang yang mendukung kualitas hidup masyarakat. Edukasi serta perencanaan keluarga yang baik diyakini dapat melahirkan generasi unggul dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Artikel Terkait