Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Di Banjaranyar Ciamis, Kakek Berusia Satu Abad Gantung Diri

Banjaranyar, galuh.id – Mad Kusen, kakek berusia satu abad lebih ditemukan keluarganya gantung diri di pohon jati yang tak jauh dari rumahnya, Sabtu (01/02/2020).

Mad Kusen merupakan warga Dusun Karangmulya RT 28, RW 07, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Kepala Dusun Karangmulya, Idi Sukardi mengatakan, Mad Husen pertama kali ditemukan gantung diri oleh tetangganya bernama Amar (60).

Amar yang shock mendapati korban gantung diri segera melapor kepada keluarganya.Tanpa menunggu pihak Kepolisian, keluarga korban langsung mengevakuasi ke rumahnya.

“Selama hidupnya korban mempunyai penyakit kulit yang tak kunjung sembuh. Kemungkinan korban depresi hingga nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” ujar Idi.

Sebelumnya, kakek yang sudah pikun itu sempat dikabarkan hilang. Baru pada hari Sabtu sekira pukul 11.00 WIB keluarga mendapat kabar dari tetangganya, bahwa Mad Husen sudah meninggal dalam keadaan tergantung.

Sementara Kepolisian dari Polsek Banjarsari Ciamis yang datang ke rumah duka langsung melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan dipimpin langsung Kapolsek Banjarsari AKP H Sayimin yang didampingi Kepala Unit Reskrim IPDA Adarudin.

Dari pantauan galuh.id Polisi bersama Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Cigayam melakukan pemeriksaan korban dan meminta keterangan saksi-saksi.

Usai memeriksa korban dan saksi, kemudian Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara.

“Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, kami tidak menemukan adanya kejanggalan. Jadi ini murni bunuh diri,” ucap Kapolsek Banjarsari AKP Sayimin, di lokasi kejadian.

Andri Firmansyah, Tim Kesehatan UPTD Cigayam menyebut, hasil pemeriksaan di tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas-bekas penganiayaan.

Namun, di bagian leher korban terdapat bekas sayatan tali. Pada bekas sayatan tali itu terlihat sudah mengeluarkan belatung. Sementara di bagian bola mata sebelah kiri terdapat kotoran.

“Diperkirakan kakek berusia satu abad yang menjadi korban meninggal dalam keadaan tergantung sudah 24 jam atau satu hari,” jelasnya. (GaluhID/Uus)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Kakek Terjatuh dari Jembatan di Bojong Ciamis, Meninggal di Tempat

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang Kakek terjatuh dari jembatan di Bojong Cijeungjing Ciamis hingga menghembuskan nafas terakhirnya dengan tragis, Senin (13/7/2020).

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.