Disnakkan Ciamis Lakukan Antisipasi PMK Hewan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“PMK hewan tidak menular kepada manusia, hanya pada hewan ternak seperti sapi, kambing dan babi,” tegas Asri.

Dagingnya pun menurut Asri, aman dikonsumsi oleh manusia, hanya saja bagian organ seperti jeroan, limfa dan tulang baiknya jangan dikonsumsi.

Sementara itu, Kabupaten Ciamis memiliki dua Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dan RPH tersebut dilarang menerima pemotongan hewan dari luar Ciamis.

Jika ada pun, hewan tersebut harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari pemerintah setempat asal hewan itu.

- Advertisement -

Kemudian, Asri juga bersyukur semua peternak Ciamis, memilki kesadaran untuk tidak membeli sapi dari luar, karena sudah memahami resikonya.

Sehingga pihak Disnakan Ciamis menurut Asri, terus melakukan komunikasi dengan para peternak mengenai langkah antisipasi PMK hewan tidak masuk Ciamis.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait