Dua Karyawan di Bekasi Bunuh Bosnya Gegara Sakit Hati Dipotong Gaji

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Pada tiga hari pertama kerja, pelaku merasa mendapat perlakuan dan perkataan yang kurang mengenakkan dari korban.

“Mereka (pelaku) merasa sakit hati dengan perlakuan korban,” ujarnya.

Pengakuan pelaku, bosnya kerap menyebut mereka tidak bekerja sesuai harapan. Sehingga korban akan memotong gaji kedua pelaku.

Dua Karyawan di Bekasi Bunuh Bosnya dan Culik Anak

Sakit hati dengan perlakuan korban, HK dan MA kemudian menyusun rencana pembunuhan pada hari kelima mereka bekerja, Kamis (16/2/2023).

- Advertisement -

“Gaji per bulannya itu Rp 1,5 juta. Tapi korban menilai kerja pelaku kurang bagus. Lalu korban mengatakan, ya sudah kalau begini kerjamu nanti kamu saya gaji Rp 1 juta saja,” jelas Eko.

Setelah selesai melancarkan aksinya, HK dan MA pun kemudian mencuri barang milik korban yakni handphone dan uang senilai Rp 950 ribu. Pelaku juga menculik anak bosnya itu.

“Mereka menculik anak korban karena terus menangis melihat ibunya yang bersimbah darah,” ungkap Eko.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Rektor Baru Unigal Bertemu Bupati Herdiat, Komitmen Hadirkan Kampus Berdampak bagi Masyarakat

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menerima kunjungan Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Tita Rohita, dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Pertemuan ini membahas kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat guna mendukung pembangunan wilayah. Herdiat optimis akan kontribusi Universitas Galuh untuk Ciamis.

Artikel Terkait