Ciamis, galuh.id – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Ciamis. Dua kejadian bencana dilaporkan terjadi di Desa Cigayam Kecamatan Banjaranyar dan Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan pada Sabtu (17/5/2025).
Kedua peristiwa ini menimbulkan kerusakan pada rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Kejadian pertama terjadi di Dusun Sidamulya RT 05 RW 05, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar.
Hujan lebat serta angin kencang mengakibatkan atap rumah milik Niah, dengan penghuni 1 KK dan 4 jiwa, mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa laporan telah pihaknya terima dan telah menindaklanjuti untuk mendata serta memenuhi kebutuhan mendesak.
“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat yang bergotong royong menanggulangi dampak awal. Saat ini yang sangat butuh adalah bantuan terpal dan sembako,” ujar Ani.
Sementara itu di wilayah Desa Cinyasag Panawangan, hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk pada pukul 16.30 WIB.
TPT yang ambruk itu menimpa rumah warga. Rumah milik Isah mengalami kerusakan parah di bagian belakang.
Selain korban terdampak, keluarga Sahri yang tinggal di sekitar lokasi longsoran juga berada dalam kondisi terancam. Terutama karena terdapat satu anggota keluarga dengan disabilitas.
“Satu keluarga telah kami ungsikan ke rumah saudara terdekat. Saat ini fokus kami adalah penanganan darurat serta pemenuhan kebutuhan logistik seperti terpal, sembako, dan family kit,” tambah Ani.
Taksiran kerugian akibat kejadian bencana ini mencapai Rp50 juta. BPBD bekerja sama dengan unsur desa, Babinsa, Babinmas, TAGANA, serta masyarakat setempat dalam melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.
BPBD Ciamis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Priangan Timur. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
