Selasa, 24 November 2020
Selasa, 24 November 2020
 
 

Edarkan 48 Ribu Butir Hexymer di Ciamis, Pemuda Asal Bandung Diringkus Polisi

Hubungi Kami

Berita Ciamis, galuh.id – Edarkan 48 ribu butir Hexymer di Ciamis, seorang pemuda warga Bandung diringkus polisi. Dia kedapatan menjual obat keras daftar G ini tanpa izin di wilayah Kabupaten Ciamis.

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis pun meringkus seorang pemuda pengangguran berinisial DK (30) di depan sebuah toko di kawasan Alun-alun Ciamis.

Pemuda warga Bandung ini pun kedapatan mengedarkan obat keras daftar G Hexymer tanpa izin.

DK kelahiran Kebumen Jawa Tengah. Namun ia juga berdomisili di Kelurahan Lagadar, Kecamatan Margaasih, Bandung. Sehari-hari pelaku tidak bekerja alias pengangguran.

Sehingga Pelaku pun mengandalkan berjualan obat keras tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Pelaku menggunakan mobil untuk menyimpan dan mengedarkan Hexymer.

“Kami amankan pelaku. Di depan sebuah toko sekitar Alun-alun Ciamis. Kami pun sita barang bukti sebanyak 48 toples. Atau 48 ribu butir pil,” kata Dony di Mapolres Ciamis, Rabu (4/11/2020).

Dari hasil pendalaman, lanjutnya, pelaku telah 10 kali mengedarkan pil berwarna kuning itu di wilayah Ciamis. Sasarannya pun dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa.

Edarkan 48 Ribu Butir Hexymer di Ciamis, Raup Untung Rp 5,6 Juta

Pelaku DK memesan Hexymer secara online melalui media sosial Facebook di wilayah Sukabumi. Setelah barang itu datang, DK pun mengedarkannya sesuai pesanan.

”Pelaku memesan obat keras ini secara bertahap. Awalnya, hanya memesan 5 toples. Hal ini juga bertambah lagi 7 toples hingga yang terakhir kali ini sebanyak 48 toples,” jelasnya.

Pelaku pun membeli 1 toples Hexymer seharga Rp 450 ribu, dengan keuntungan per toples Rp 120 ribu. Atau mendapat keuntungan sekitar Rp 5,7 juta.

Dony juga menjelaskan bahwa Hexymer ini harus dengan resep dokter. Kegunaan dari obat ini adalah untuk mengatasi kejang pada penderita Parkinson yang mempengaruhi gerakan.

Efek sampingnya bisa menimbulkan gangguan pencernaan. Jika pemakaian dosis tinggi dapat menyebabkan hilang ingatan, kebingungan, gangguan kejiwaan, euforia, halusinasi dan gelisah.

“Tersangka ini tidak bekerja. Obat Hexymer ini dijualnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Dony.

Pemuda yang edarkan 48 ribu butir Hexymer di Ciamis dijerat dengan UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan pasal 196 Jo pasal 197. Ancaman penjara 15 tahun, denda maksimal Rp 1,5 milyar. (GaluhID/Evi)

Simak Video Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Gara-gara Tumpahan Solar, Mobil Box Terguling di Jalan Raya Pamarican Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Mobil box terguling di jalan raya Pamarican - Banjarsari. Tepatnya terjadi di Dusun Sukamaju RT 19 RW 05...

Diduga Epilepsi, Perempuan Muda di Ciamis Meninggal di Selokan

Berita Ciamis, galuh.id - Penemuan mayat seorang perempuan muda di Ciamis oleh Warga Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...

Terulang Lagi, Toko Klontongan di Pasar Banjarsari Ciamis Dibobol Maling

Berita Ciamis, galuh.id - Aksi pencurian di pasar Banjarsari, Kabupaten Ciamis, kembali terjadi. Kali ini pencuri menyasar sebuah toko klontongan yang berada...

Temukan Kami

48,648FansSuka
213PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Jadwal pendaftaran Prakerja Gelombang 12: Tidak Jadi Bulan Desember, Mundur Hingga Tahun 2021

Jadwal pendaftaran Prakerja gelombang 12 belum pemerintah beritahukan kepada publik, namun menurut kabar terbaru, masyarakat bisa mengikuti program bantuan ini mulai tahun...

Persiapan Pendaftaran Prakerja Gelombang 12, Solusi Lolos Jadi Peserta

Persiapan pendaftaran Prakerja gelombang 12, simak solusi berikut agar lolos menjadi peserta program Kartu Prakerja dengan mudah. Setelah pemerintah...

Harga PS5 Melambung Tinggi, Gamer Keluhkan Harga yang Tidak Wajar

Harga PS5 semakin melonjak tinggi, banyak gamer mengeluhkan penjual yang mematok harga dua sampai tiga kali lipat. Hal ini tentunya sangat tidak...

Daniel Mananta Mundur dari Indonesian Idol, Kenapa?

Daniel Mananta mundur dari Indonesian Idol karena alasan tertentu demi perkembangan acara tersebut. Kabar Daniel Mananta mundur kini tengah menjadi perbincangan hangat.

Sekolah Tatap Muka di Ciamis Boleh, Asal Kasus Covid-19 Melandai

Berita Ciamis, galuh.id - Mendikbud memperbolehkan kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di awal tahun 2021, namun pemkab Ciamis masih mempertimbangkan pembukaan sekolah...