oleh

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu, Abu Vulkanik Sampai ke Subang

 
 

Berita Jawa Barat, galuh.id– Gunung Tangkuban Perahu yang berada di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengalami erupsi pada Jum’at (26/7/2019) sore. Dari rilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) menyebutkan Gunung Tangkuban Perahu meletus pada pukul 15.58 WIB.

Sementara kolom abu mencapai kurang lebih 200 meter dari atas puncak gunung atau sekitar 2.284 di atas permukaan laut. Abu terlihat mengarah ke Timur Laut dan Selatan. Erupsi Gunung Tangkuban Perahu juga terlihat dari rekaman seismograf dengan amplitude maksimum 38 mm dalam durasi waktu kurang lebih 5 menit 30 detik.

Walau begitu, status Gunung Tangkuban Perahu masih dinyatakan normal atau status level 1. Namun PVBMG pos pengamatan Gunung Tangkuban Perahu juga memberikan rekomendasi, yakni, masyarakat sekitar Gunung baik pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak boleh turun mendekati dasar kawah Ratu dan juga Kawah Upas.

Pengunjung juga dilarang menginap di kawasan seputar Gunung Tangkuban Perahu sebab terdapat gas vulkanik yang cukup membahayakan bagi manusia.

Selanjutnya para pedagang, wisawatan, dan masyarakat sekitar diharapkan selalu waspada jika sewaktu-waktu terjadi letusan freatik yang tiba-tiba dan tanpa ditandai gejala vulkanik terlebih dahulu.

Sementara itu, beredar sejumlah video terkait gunung Tangkuban Perahu meletus yang diunggah di media sosial. Tampak sejumlah pengunjung berlarian menjauhi Gunung Tangkuban Perahu, ada juga yang mengabadikannya momen erupsi Gunung Tangkuban Perahu dengan smartphone.

Pada video lain terlihat abu menyelimuti kawasan Gunung Tangkuban Perahu, debu vulkanik menempel di dedaunan sampai jalanan seputar kawasan Gunung yang berada 20 Kilometer dari pusat Kota Bandung tersebut.

Dilansir dari beberapa media nasional, dampak erupsi Gunung Tangkuban Perahu selain di Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya, juga sampai ke Subang.

PVMBG menyebut letusan Gunung Tangkuban Perahu ini karakternya hampir sama dengan letusan pada bulan Oktober 2013 lalu.  Pada tahun 2013 Gunung Tangkuban Perahu tercatat mengalami erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik sekitar satu minggu.

PVMBG mengimbau masyarakat selalu waspada. Gunung Tangkuban Perahu memang tak pernah mengeluarkan abu vulkanik dengan intensitas tinggi, namun sering terjadi letusan freatik yang bisa terjadi kapan saja. (galuh.id/Ndu)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA