Gegerkan Warga, Tukang Petai di Ciamis Meninggal di Saung Kolam

Ciamis, galuh.id – Suryadi (59) warga Sragen, Jawa Tengah yang kesehariannya dikenal sebagai penjual petai di pasar desa Imbanagara Ciamis ditemukan meninggal dunia di saung kolam milik Sukanda, Senin (01/04/2019).

Menurut Sukanda, Suryadi berjualan petai di pasar Desa Imbanagara sudah sekitar 5 hari lalu. Suryadi hanya seorang diri dan tidak memiliki rumah. Dirinya kemudian menyarankan korban untuk tinggal di saung kolam. “Dia langsung menerima tawaran dari saya untuk tinggal di saung kolam tersebut,” kata Suryadi.

“Saya merasa kasian karena dia seorang diri, jauh dari keluarganya dan di sini juga hanya berualan petai di emperan kios pasar,” lanjutnya.

Sukanda juga mengatakan biasanya Suryadi pagi-pagi sudah berjualan di pasar namun pada hari Senin pagi Suryadi tidak ada. “Sekitar pukul sepuluh pagi, saya langsung meminta bantuan pegawai desa untuk mengecek ke saung kolam takutnya ada apa-apa karena saya tahu sebelumnya Suryadi memiliki riwayat penyakit diabetes,” terang Sukanda.

Setelah dilihat ke saung kolam, Suryadi ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi tergeletak dengan setengah telanjang dan hanya mengenakan baju.

“Kami sudah mendapatkan laporan dari warga dengan ditemukannya mayat di saung kolam milik Sukanda, sehingga kami langsung pergi ke TKP untuk mengevakuasi dan menyelidiki lebih lanjut,” ujar Kapolsek Ciamis, Kompol Sindu Manuabe di lokasi penemuan.

Menurut Sindu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan saksi warga setempat di lokasi penemuan, Suryadi diduga meninggal karena sakit. Berdasarkan keterangan warga, Suryadi menderita diabetes dan sesak napas. Selain itu, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

Jasad Suryadi dibawa ke RSUD Ciamis untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian saat ini tengah mencoba menghubungi keluarganya di Sragen.

“Menurut informasi yang didapat, yang bersangkutan ini ternyata sering pindah-pindah, pernah juga tinggal di Tasikmalaya,” kata Sindu. (galuh.id/Nenjo)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini