Galuh ID – Asam urat adalah zat hasil pemecahan purin yang seharusnya dikeluarkan tubuh melalui air kencing. Jika kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, bisa timbul berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri sendi atau penyakit gout. Salah satu cara untuk mengenali gejala asam urat bisa dilihat dari perubahan pada air kencing.
Salah satu tanda yang paling umum adalah warna air kencing yang lebih gelap dari biasanya. Normalnya, air kencing berwarna kuning muda hingga bening. Namun, pada orang dengan kadar asam urat tinggi, warna air kencing bisa menjadi lebih pekat, bahkan kecokelatan, karena ginjal bekerja lebih keras membuang zat tersebut.
Baca Juga: Makanan Penurun Asam Lambung: Aman, Sehat, dan Mudah Ditemukan
Gejala lainnya adalah air kencing yang tampak keruh atau terlihat mengandung kristal kecil berwarna putih. Ini bisa menjadi tanda bahwa kristal asam urat sudah mulai terbentuk dan dikeluarkan lewat air kencing. Bila tidak ditangani, kondisi ini dapat memicu terbentuknya batu ginjal dari kristal asam urat.
Selain itu, penderita juga bisa merasakan nyeri atau sensasi panas saat buang air kecil, akibat iritasi pada saluran kemih. Frekuensi buang air kecil juga bisa meningkat, terutama pada malam hari.
Perubahan bau air kencing juga patut diwaspadai. Air kencing yang berbau tajam atau berbeda dari biasanya bisa menjadi sinyal adanya gangguan metabolisme atau peningkatan kadar asam urat.
Para ahli kesehatan termasuk Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Gorontalo Kota (pafigorontalokota.org) mengingatkan, meski perubahan pada air kencing bisa memberi petunjuk awal, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis.
Jika Anda mengalami gejala asam urat dilihat dari air kencing, apalagi disertai nyeri sendi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (GaluhID)
