Haruna Soemitro Tak Setuju Proyek Naturalisasi, Tapi Memiliki 9 Pemain di Madura United

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Sontak komentar yang dilontarkan oleh Haruna segera viral di media sosial, sebab pendapatnya dinilai sulit diterima pecinta sepak bola Tanah Air.

Pasalnya Haruna menyebut kebijakan naturalisasi tidak menghasilkan apapun dan tak berdampak pada prestasi Timnas Indonesia.

Kritikan ini didasari alasan yang kuat, pada gelaran Piala AFF 2021 pada Desember lalu Timnas Indonesia hanya menepati posisi runner-up.

Ia pun beralasan, bahwa pesepak bola asli Indonesia yang berkarier di Tanah Air nantinya malah tersingkir dari tim Merah Putih.

- Advertisement -

Dari pernyataan Haruna tersebut, tak sedikit para netizen menyerang klub Madura United di media sosial.

Namun, melalui akun Instagram klub. Madura United mengeluarkan rilis yang menyatakan bahwa Haruna sudah tidak bersama mereka lagi sejak tahun 2020. (GaluhID/Dhi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait