Jalan Perbatasan Ciamis Pangandaran Entrong-Kalijati Segera Dibangun

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Pemkab Ciamis memastikan jalan perbatasan Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Pangandaran dalam waktu dekat akan dibangun.

Jalan tersebut tepatnya berada di Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar atau yang lebih terkenal dengan sebutan jalan Entrong-Kalijati.

Kepastian pembangunan tersebut langsung oleh Kepala Dinas PUPRP Ciamis, Taufik Gumelar, sampaikan saat mendampingi Bupati Herdiat Sunarya meninjau jalan itu dari titik nol.

“Insya Alloh pembangunannya akan mulai awal Oktober 2025,” kata Taufik, Rabu (01/10/2025).

- Advertisement -

Taufik menjelaskan, anggaran pembangunannya berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.

“Biayanya dari reward yang kita raih di tahun sebelumnya dari pemerintah pusat, yang mana Pemkab Ciamis mendapat penghargaan atas kinerja yang berhasil di raih,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan Pasawahan menuju Desa Langkapsari Banjaranyar ini akan di kerjakan dari perbatasan Kabupaten Ciamis, yaitu Desa Pasawahan.

“Titik nolnya dari Desa Pasawahan dengan panjang 3,8 KM. Sedangkan sisanya yaitu 4,5 KM akan di ajukan pada tahun 2026, tentunya dengan prioritas utama,” jelas Taufik.

- Advertisement -

Ia melanjutkan, di Ciamis selatan ada dua ruas jalan yang infrastruktur jalannya akan segera pembangunan, yang biayanya dari pemerintah pusat atau APBN.

“Ruas jalan itu yaitu jalan Entrong-Pasawahan dan lanjutan jalan Banjarsari-Nambo. Untuk Banjarsari Nambo sudah action,” terangnya.

Pihaknya pun mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya Ciamis selatan, untuk ikut berkontribusi dalam bentuk keamanan dan kenyamanan di sekitar lokasi pembangunan. Agar dalam pelaksanaanya berjalan lancar. (GaluhID/Uus)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait