Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Jalan Rusak di Ciamis, Mirip Kolam Pemancingan

Cijeungjing, galuh.id  –  Jalan rusak di Ciamis, tepatnya di Jalan Lingkar Selatan yang sering menjadi jalan alternatif bagi pengguna jalan yang menuju ke arah Banjar atau Pangandaran kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan Lingkar yang dimulai dari Desa Imbanagara Raya sampai dengan Desa Bojong ini terlihat mirip kolam pemancingan.

Padahal status jalan yang awalnya jalan Kabupaten Ciamis tersebut kini sudah berstatus jalan provinsi. Sehingga perbaikan maupun perawatannya seharusnya ditangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kondisi jalan rusak di Ciamis ini yang kini mirip kolam pemancingan ini sudah lama tidak diperbaiki,” ujar Nana (53), warga Handapherang saat ditemui Galuh ID, Selasa (30/4/2019).

Menurut Nana, sudah banyak pengguna jalan yang terpleset karena kondisinya yang mirip kubangan air dengan tanahnya yang licin.

Jalan yang kondisinya rusak parah, kata Nana, dimulai dari Desa Handapherang sampai dengan Desa Bojong, Kecamatan Cijeungjing.

“Kami sudah kesal dengan kondisi jalan seperti ini dan mohon kepada pemerintah untuk segera diperbaiki,” tuturnya.

Nana mengatakan kondisi jalan yang paling rusak terletak di perbatasan Desa Ciharalang dan Desa Handapherang. Kondisinya berlubang dan terendam air hingga membahayakan pengguna jalan.

“Dulu sempat ada petugas yang mengukur jalan dan melihat kondisi jalan yang sudah mirip kolam pemandingan ini, namun sampai saat ini belum ada juga perbaikan,” katanya.

Nana berharap sebelum bulan suci Ramadhan jalan yang kondisinya rusak segera diperbaiki, mengingat pada saat bulan Ramadhan pengguna jalan akan meningkat seiring dengan arus mudik lebaran.

Sementara Okta Jabal, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Ciamis, mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendataan kerusakan jalan di seluruh Kabupaten Ciamis.

Namun untuk perbaikan sementara, akan dilakukan perbaikan pada jalan yang kondisinya rusak parah dalam rangka antisipasi padatnya pengguna jalan menjelang lebaran. Perbaikan ini pun sifatnya hanya sementara, karena  perbaikan secara permanen membutuhkan waktu lama dan anggaran yang tidak sedikit.

“Untuk jalan lingkar selatan, jalan tersebut sudah berstatus jalan provinsi sehingga perbaikan dan perawatannya kewenangannya ada di tingkat provinsi dan kami sedang melakukan komunikasi dengan provinsi untuk segera diperbaiki,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.