oleh

Jalan Rusak di Ciamis, Mirip Kolam Pemancingan

Hubungi
 
 

Cijeungjing, galuh.id  –  Jalan rusak di Ciamis, tepatnya di Jalan Lingkar Selatan yang sering menjadi jalan alternatif bagi pengguna jalan yang menuju ke arah Banjar atau Pangandaran kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan Lingkar yang dimulai dari Desa Imbanagara Raya sampai dengan Desa Bojong ini terlihat mirip kolam pemancingan.

Padahal status jalan yang awalnya jalan Kabupaten Ciamis tersebut kini sudah berstatus jalan provinsi. Sehingga perbaikan maupun perawatannya seharusnya ditangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Loading...

“Kondisi jalan rusak di Ciamis ini yang kini mirip kolam pemancingan ini sudah lama tidak diperbaiki,” ujar Nana (53), warga Handapherang saat ditemui Galuh ID, Selasa (30/4/2019).

Menurut Nana, sudah banyak pengguna jalan yang terpleset karena kondisinya yang mirip kubangan air dengan tanahnya yang licin.

Jalan yang kondisinya rusak parah, kata Nana, dimulai dari Desa Handapherang sampai dengan Desa Bojong, Kecamatan Cijeungjing.

“Kami sudah kesal dengan kondisi jalan seperti ini dan mohon kepada pemerintah untuk segera diperbaiki,” tuturnya.

Nana mengatakan kondisi jalan yang paling rusak terletak di perbatasan Desa Ciharalang dan Desa Handapherang. Kondisinya berlubang dan terendam air hingga membahayakan pengguna jalan.

“Dulu sempat ada petugas yang mengukur jalan dan melihat kondisi jalan yang sudah mirip kolam pemandingan ini, namun sampai saat ini belum ada juga perbaikan,” katanya.

Nana berharap sebelum bulan suci Ramadhan jalan yang kondisinya rusak segera diperbaiki, mengingat pada saat bulan Ramadhan pengguna jalan akan meningkat seiring dengan arus mudik lebaran.

Sementara Okta Jabal, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Ciamis, mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendataan kerusakan jalan di seluruh Kabupaten Ciamis.

Namun untuk perbaikan sementara, akan dilakukan perbaikan pada jalan yang kondisinya rusak parah dalam rangka antisipasi padatnya pengguna jalan menjelang lebaran. Perbaikan ini pun sifatnya hanya sementara, karena  perbaikan secara permanen membutuhkan waktu lama dan anggaran yang tidak sedikit.

“Untuk jalan lingkar selatan, jalan tersebut sudah berstatus jalan provinsi sehingga perbaikan dan perawatannya kewenangannya ada di tingkat provinsi dan kami sedang melakukan komunikasi dengan provinsi untuk segera diperbaiki,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA