Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Kartu Nikah Launching, Ini Komentar Kemenag Kabupaten Ciamis

Ciamis, Galuh.ID – Menteri Agama Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin membuat gebrakan baru dengan rencana diterbitkannya Kartu Nikah. Kartu Nikah ini berbeda dengan buku nikah seperti yang sudah ada selama ini. Perbedaan tersebut terletak pada bentuk dan ukurannya. Kartu nikah bentuknya kecil seperti e-KTP atau SIM sehingga lebih mudah untuk dibawa atau disimpan di dompet.

Galuh ID mencoba mengonfirmasi Kementerian Agama kabupaten Ciamis terkait Kartu Nikah tersebut. Kami berhasil bertemu dengan kepala Kemenag Kabupaten Ciamis, Drs. H Agus Abdul Kholik, MM pada Jum’at (16/11/2018).

Drs. H Agus Abdul Kholik, MM mengaku telah mengetahui terkait rencana terbitnya kartu nikah dari media, namun menurutnya belum ada pemberitahuan secara resmi dari Kemenag Pusat.

“Saya sebagai kepala kementerian tingkat kabupaten sedang menunggu arahan atau perintah dari Kementerian Agama pusat,” ujarnya.

Ketika ditanya isi data apa saja yang tercantum di kartu nikah, Agus menjelaskan bahwa isinya sama dengan data yang tercantum di buku nikah.

“Sama seperti buku nikah, kartu nikah nantinya tercantum identitas dan barcode,” jelasnya.

Mengenai apakah kartu nikah nantinya akan jadi pengganti buku nikah, Agus mengakui belum mengetahui lebih jelas mengenai kartu nikah tersebut.

“Belum ada arahan terkait apakah kartu nikah ini akan jadi pengganti buku nikah? Namun prediksi saya kartu nikah ini akan jadi pengganti buku nikah karena apabila buku nikah dan kartu nikah dibuat dua-duanya akan double biaya,” kata Agus.

Biaya lebih ini terutama karena melihat dari data di kabupaten Ciamis yang bisa mencapai 18 ribu perkawinan dalam setahun.

Agus juga menyampaikan apabila kartu nikah terbit pasti akan ada pelatihan terlebih daluhu sampai tingkat kecamatan agar dalam proses pembuatan kartu nikah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sebetulnya untuk mesin yang biasa digunakan untuk membuat SIMKAH namun apakah mesin tersebut bisa digunakan atau tidak saya belum tahu karena blangko untuk kartu nikah juga belum ada,” terangnya.

(Arul)

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.