oleh

Kereta Eksekutif Bakal Transit di Stasiun Ciamis

 
 

Ciamis, galuh.id – Rencana naiknya status Stasiun Kereta Ciamis dari kelas II menjadi kelas I, membuat pihak PT. KAI terus berbenah. Dengan Status Kelas 1, maka sejumlah kereta eksekutif akan berhenti sementara (transit) di Stasiun Kereta Ciamis .

Pemerintah Kabupaten Ciamis kemudian berupaya untuk memfasilitasi beberapa penunjang yang dibutuhkan, salah satunya yaitu mengalihkan jalur kendaraan umum seperti angkutan kota (angkot) dan angkutan elf (AKDP) agar melintas ke jalan Stasiun.

Hal ini dilakukan untuk membantu para pengguna kereta api yang turun di Stasiun Ciamis dalam melanjutkan perjalanan.

Drs. Endang Sutrisna, plt Kadis Dishub Ciamis, mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dengan Exsekutive Vice President DAOP II PT. Kereta Api Indonesia pada April lalu.

Pada pertemuan tersebut dilakukan pembahasan terkait rencana pemberhentian kereta api eksekutif di Stasiun Kereta Ciamis.

“Tindak lanjut dari hasil pertemuan Bupati Ciamis dengan PT. KAI yang menginginkan kereta api eksekutif berhenti di Stasiun Ciamis, sehingga kami mempersiapkan segala sesuatunya, yang salah satunya angkutan umum melintas ke stasiun agar bisa menunjang kebutuhan para pengguna kereta api,” ujar Endang, saat mengecek uji coba rekayasa lalu lintas, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, evaluasi dari DAOP Jawa Barat menyebutkan tidak ada angkutan kota yang melintas di Stasiun Kereta Api Ciamis. Hal ini mendorong Dishub Ciamis untuk melakukan rekayasa lalu lintas angkutan umum, khusus angkot dan elf.

“Hasil evaluasi dari DAOP Jabar bahwa Stasiun Kereta Ciamis tidak ada angkot yang melintas, sehingga kami memberikan dukungan transportasi umum untuk melintas ke stasiun,” tuturnya.

Bahkan kata Endang, Pemkab Ciamis siap membantu membangun sarana yang diperlukan di Stasiun Ciamis.

“Kalau di situ misalnya ada lahan, dan Stasiun ingin dibikin tempat parkir boleh kita bantu, didalamnya juga kan harus ada tangga turun kereta. Intinya pemerintah daerah siap membantu, sepanjang sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Endang menuturkan saat ini kereta api yang melintas dan berhenti di Stasiun Ciamis hanya 4 kereta ekonomi. Namun, mengingat masyarakat Ciamis yang menggunakan jasa kereta api cukup banyak, pemerintah mendorong agar Stasiun Ciamis bisa menjadi pemberhentian kereta-kereta yang lainnya, terutama kereta eksekutif.

“Saat ini banyak masyarakat Ciamis yang menggunakan kereta api eksekutif harus ke Banjar dan Tasikmalaya, kasihan makanya kami dengan Pemerintah Ciamis berusaha, bagaimana caranya kereta eksekutif bisa berhenti di stasiun kereta Ciamis, agar masyarakat tidak jauh lagi harus ke Tasik dan Banjar,” paparnya.

Endang berharap dengan bertambahnya kereta api yang berhenti di Stasiun Ciamis, bisa memudahkan masyarakat untuk berpergian keluar kota dengan berbagai jenis kereta dari mulai kereta ekonomi, bisnis dan eksekutif.

“Apabila banyak kereta yang berhenti di Stasiun Ciamis otomatis masyarakat Ciamis akan lebih banyak pilihan jenis kelas kereta,” katanya.

Berikut informasi rekayasa lalu lintas dan angkutan jalur Stasiun Ciamis:

  • Pengalihan rute angkutan umum (angkot, angdes, elf AKDP) pada ruas jalan Ir. H. Juanda dari arah Kalapajajar semula lurus pada simpang Bappeda, diarahkan belok kiri memasuki ruas jalan Stasiun melintasi Stasiun Ciamis lalu belok kanan pada simpang Kelurahan Ciamis memasuki ruas jalan Pemuda dan kembali ke ruas jalan Ir. H. Juanda (melanjutkan rute semula);
  • Pemberlakuan sistem satu arah pada ruas jalan Stasiun mulai dari segmen simpang Bappeda sampai dengan simpang Kelurahan Ciamis, kendaraan dari arah Barat (simpang Yogya jalan Stasiun) yang akan menuju Stasiun, Sauyunan, Bappeda dan sekitarnya diarahkan pada simpang Kelurahan Ciamis belok kiri memasuki ruas jalan Pemuda – Simpang Ramona (lurus) – jalan Pemuda – siympang Etom (belok kanan) – jalan Jend. Ahmad Yani – simpang Aren (belok kanan) – jalan Stasiun – simpang Bapeda (lurus) jalan Stasiun. (galuh.id/Arul)
loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA