Khawatir Bahaya Radiasi, Warga Bolenglang & Panoongan Tolak Pembangunan Tower BTS

153

Ciamis, Galuh.ID – Penolakan warga terhadap pembangunan menara tower BTS milik PT. Daya Mitra Telekomunikasi di Lingkungan Bolenglang RT 02 RW 04 Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis terus berlanjut. Penolakan tersebut karena menara tower BTS dibangun dekat dengan rumah warga yang hanya berjarak 30 meter, sehingga dikhawatirkan tower telekomunikasi akan memancarkan radiasi yang membahayakan penduduk setempat.

Ilham, salah satu warga Bolenglang mengeluhkan tindakan sepihak perusahaan yang sebetulnya tidak mendapat izin dari warga.

“Sudah beberapa kali pertemuan dengan perusahaan pemilik tower yang kebetulan menyewa lahan milik warga di wilayah kami. Tetapi, warga sepenuhnya tidak memberi izin. Warga yang keberatan juga sudah beberapa kali meminta proses pembangunan dihentikan sebelum tower mengantongi izin pemerintah dan warga sekitar” terang Ilham.

Kini, terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang pengajuannya harus melalui persetujuan warga setempat menjadi polemik. 9 warga yang menandatangani persetujuan pendirian menara tower BTS tersebut dianggap tidak mewakili masyarakat Bolenglang & Panoongan yang menolak pembangunan tower.

Warga meminta investigasi ulang pada 9 orang yang menandatangani persetujuan izin mendirikan tower tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan seperti investigasi oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Ciamis.

Menurut Ilham, warga meminta agar pembangunan tower ditahan sebelum ada kejelasan izin.

“Kita juga khawatir uang konvensasi kepada warga sekitar menimbulkan konflik antar warga. Maka, kami minta pembangunannya ditahan dan meminta untuk di investigasi ulang soal perizinan nya,” pungkasnya.

(K.P Latief)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini