Pemuda Ciamis Bikin Lukisan dari Tanah dan Sampah

Cijeungjing, galuh.id – Kusnandang (42) alias Joko pemuda asal Ciamis membuat lukisan dari bahan tanah dan sampah. Tanah dan sampah tersebut dijadikan bahan lukisan yang hasilnya memiliki nilai tinggi dan menarik.

“Saya ingin membuat karya sekaligus dengan mengkampanyekan lingkungan sehingga memiliki karya seni yang menarik dan memiliki nilai jual tinggi,” ujar Joko saat ditemui di Rumah Kreatif Ciamis di Desa Karangkamulyan, Selasa (16/4/2019).

Joko mengatakan saat ini baru menggunakan sampah plastik dan stereofoam. Selain itu, ada juga bahan dari pohon seperti pelepah pisang, bambu, kulit pohon, lidi dan barang bekas lainnya.

Lukisan yang dibuatnya beragam, mulai dari abstrak, gambar hewan dan kaligrafi seperti naga, ikan, hingga wajah Presiden Soekarno, Gubernur Ridwan Kamil hingga Presiden Joko Widodo. Saat ini, Kusnandang baru menyelesaikan lukisan wajah Atalia istri Ridwan Kamil.

Joko mengaku terinspirasi dari kampanye go green yang kemudian ia realisasikan melalui lukisan. “Saat ini saya sudah membuat ratusan lukisan, tapi hanya koleksi sendiri. Pernah ada juga yang minat lukisan yang saya buat dan ditawar dengan harga juataan,” tuturnya.

Joko mengaku hobi melukis sejak tahun 2006, namun hobinya tersebut tidak bisa ia geluti karena keterbatasan biaya untuk membeli cat dan alat-alat untuk melukis.

Reflika motor Vespa hasil karya Joko

“Dengan keterbatasan itu saya berpikir untuk berinovasi bagaimana caranya saya bisa melukis dengan biaya yang murah, sehingga saya terpikir memakai pewarna alami contoh warna hitam saya ambil dari isi batu batrei atau arang, kemudian tanah yang diolah menjadi pasta,” paparnya.

Semua bahan tersebut ia peroleh dari sekitar tempat tinggalnya, seperti tanah dan lumpur dari sungai Citanduy. Sampah tersebut ia dapatkan dari sekitar rumahnya.

“Saya merasa bersyukur sejak bulan lalu, hasil lukisan saya bisa dipamerkan di Rumah Kreatif Ciamis yang baru didirikan oleh tokoh masyarakat setempat secara mandiri. Salah satu inisator pemilik rumah itu Pipin Aripin,” ucapnya.

Lukisan hasil karya Joko yang dipamerkan di Rumah Kreatif Ciamis

Pipin Aripin pendiri rumah kreatif Ciamis mengatakan ke depan rumah kreatif bisa tersebut dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi di Karangkamulyan sehingga koleksi karya seni bisa dilihat oleh para pengunjung.

“Nantinya rumah kreatif ini bisa menjadi usaha kecil menengah (UKM) sehingga bisa mendapatkan penghasilan bagi masyarakat, bukan hanya itu kami juga akan membangun warung atau cafe untuk nongkrong kaum milenial,” ujarnya.

Namun, menurut Pipin hal tersebut belum bisa terwujud karena keterbatasan dana, ia berharap ada pihak swasta maupun pihak pemerintah yang mau mengembangkan rumah kreatif ini.

Sementara, M. Abdul Haris, Kepala Desa Karangkamulyan sangat mengapresiasi berdirinya rumah kreatif, sehingga menambah potensi wisata.

“Destinasi rumah kreatif ini sangat menunjang perekonomian masyarakat di sini. Kami berharap perhatian dari Dinas Pariwisata Ciamis, Provinsi hingga Kementerian untuk memperkuat wisata ini,” harapnya. (galuh.id/nenjo)

K. Putu Latief

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini