Mahasiswa Unigal Berikan Pemahaman Bahaya Gadget Kepada Anak

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Puluhan anak-anak di diniyah di lingkungan Saguling Kolot diberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan gadget berlebihan dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut diberikan oleh Mahasiswa Unigal Prodi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Kegiatan yang dilakukan sembari ngabuburit ini digelar sambil menunggu berbuka puasa bersama tokoh masyarakat setempat. Selain, itu digelar juga bakti sosial kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Desa Saguling Kolot, Kecamatan Baregbeg, Kamis (16/5/2019).

“Berangkat dari kerinduan untuk saling berbagi dalam bingkai silaturahmi, akhirnya meskipun dengan keterbatasan yang ada, kegiatan ngabuburit bareng anak yatim dan diniyah, sekaligus buka bersama di Dusun Saguling Kolot ini melatih kepedulian dan ingin berbagi kebahagiaan terhadap anak yatim,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Administrasi Publik FISIP Unigal, Nizar Adhari.

Selain itu mereka juga menggelar berbagai permainan interaktif Islami seperti perlombaan hafalan surat-surat pendek, cerita kisah-kisah inspiratif zaman Rasulullah yang mampu menaikkan motivasi anak-anak dalam belajar.

- Advertisement -

“Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan kecil kami mahasiswa Unigal yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian terhadap masyarakat, dan merupakan salah satu rangkaian kegiatan Ramadan,” kata Nizar. (galuh.id/Arul)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Sehari, Damkar Banjarsari Ciamis Tangani Dua Kebakaran Lahan di Lokasi Berbeda

Pos Pemadam Kebakaran Banjarsari di Ciamis, Jawa Barat, menangani dua kebakaran lahan pada Rabu, 16 September 2026. Kebakaran pertama terjadi di Dusun Talang Banteng dan yang kedua di Dusun Cimentek. Api diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan oleh seseorang dengan gangguan jiwa. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke permukiman.

Artikel Terkait