Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Ciamis, Program Dimulai di Empat Sekolah

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan di Ciamis pada Senin (17/2/2025). Kegiatan ini dimulai di TK Kartika, kemudian dilanjutkan ke SDN 3 Ciamis, SMPN 2 Ciamis, dan terakhir di SMAN 2 Ciamis.

Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, mengungkapkan bahwa peluncuran tahap kedua ini dilakukan setelah sebelumnya dilaksanakan di Banjarsari.

Ia memastikan bahwa seluruh persiapan berjalan dengan lancar.

“Tadi kami mengunjungi TK Kartika, lalu ke dapur, kemudian ke SD, SMP, dan kembali ke dapur di daerah Pawindan. Intinya, setelah launching ini, kita memastikan pemenuhan makanan bergizi gratis berjalan dengan baik,” ujar Budi.

- Advertisement -

Budi juga menjelaskan bahwa awalnya program ini direncanakan serentak di lima dapur, tetapi dua di antaranya belum siap karena keterlambatan alat dari pusat.

Saat ini, program berjalan di tiga dapur terlebih dahulu dengan penggunaan wadah makan plastik sementara, yang akan diganti dalam waktu seminggu ke depan.

Terkait pendanaan, Budi menegaskan bahwa anggaran MBG berasal langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak melalui Pemda.

Namun, Pemda Ciamis tetap siap jika dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program ini.

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Ciamis, Memet Priadi, menyambut baik program ini.

Ia berharap makanan bergizi gratis dapat membantu siswa belajar dengan lebih baik.

“Alhamdulillah, semua siswa mendapatkan makanan, meskipun dibagi dalam beberapa sesi. Kami juga akan menyesuaikan bagi siswa yang sedang berpuasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa jam istirahat sekolah akan diperpanjang untuk memberikan waktu bagi siswa menikmati makanan dengan nyaman.

Program Makan Bergizi Gratis di Ciamis ini diharapkan dapat terus berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan kesehatan serta konsentrasi belajar mereka. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait