Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020
 
 

Memahami Grassroots Football Bersama Indra Sjafri

Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-19 yang hadir dalam acara Coaching Clinic Askab PSSI Ciamis bekerjasama dengan Penerbit Erlangga memberikan penjelasan lebar tentang kepelatihan sepak bola anak usia dini di Gelanggang Galuh Taruna Ciamis (22/4/2018).

Filosofi yang dinamakannya filosofi Grassroots Football merupakan pedoman bagi setiap pelatih sepak bola untuk menanamkan nilai-nilai sepak bola pada anak usia dini, mulai dari usia 6 tahun hingga 12 tahun. Menurut Indra Sjafri, banyak pelatih yang tidak memahami karakter anak-anak sehingga memperlakukan anak tidak sesuai dengan umurnya.

Pada dasarnya prinsip dalam Grassroots Football yang mengacu pada visi FIFA “touch the world”, adalah sebagai berikut:
– Semua anak baik laki-laki maupun perempuan punya kesempatan utk bermain.
– Sepak bola bisa dimainkan di mana saja, tidak perlu menunggu pemerintah membangun fasilitas lapangan yang memadai, tetapi di halaman sekolah pun memungkinkan untuk dijadikan tempat bermain sepak bola.
– Tidak ada diskriminasi.
– Permainan harus sederhana, menarik dan mendorong anak untuk semangat bermain sepak bola. Jangan sampai anak malah takut dengan pelatih dan berharap pelatih tidak menonton mereka ketika sedang bermain sepak bola.
– Fair play harus dihormati.

Tujuan utama dari Grassroots Footbal sesuai dengan visi FIFA ini adalah, membawa permainan sepak bola ke semua orang, membiarkan sebanyak mungkin orang untuk bermain dan bergembira, dan mengenalkan anak laki-laki dan perempuan pada sepak bola.

Dalam hal melatih sepak bola bagi anak-anak maka permainan adalah guru terbaik dan kegembiraan para pemain harus selalu jadi fokus utama. Sehingga, tidak ada lagi anak-anak yang berlatih sepak bola harus lari keliling lapangan beberapa putaran, tetapi fokuskan mereka pada permainan sehingga lebih banyak bersentuhan dengan bola untuk melatih skill bermain.

Grassroot Football juga menekankan pada pembinaan pemain sejak usia dini yang meliputi: skill sepak bola, kemampuan taktital dan kecerdasan, sehingga tidak cukup hanya bermain sepak bola tetapi perlu juga sekolah karena diperlukan orang pintar untuk membaca permainan di lapangan. Selain itu juga dalam pembinaan sepak bola diperlukan kemampuan fisik, bukan cuma pandai berlari, dan melompat. Terakhir dan paling penting adalah penghormatan nilai-nilai. Dalam sepak bola bukan cuma kalah menang, tetapi ada attitude yang perlu diperhatikan dalam hal ini yang dibutuhkan adalah pelatih-pelatih yang lebih beradab.

Selanjutnya dalam hal pembinaan, Indra Sjafri memberi contoh negara Jepang yang mempunyai target menjadi juara dunia pada tahun 2050. Proyeknya dimulai sejak tahun 2026. Karena mereka sadar jika apa yang dilakukan Jepang saat ini hanya bisa mengantarkan jepang sampai babak kualifikasi Piala Dunia. Oleh karena itu, dalam sepak bola tidak ada prestasi yang bisa diraih secara instan, semua butuh proses dan pemain yang bagus lahir dari instruktur yang bagus pula.

(K. Putu Latief) Galuh ID

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Syarat Pelaksanaan Salat Idul Adha Berjamaah di Masjid Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis menyampaikan beberapa persyaratan terkait pelaksanaan salat Idul Adha berjamaah di Masjid.

Angkat Potensi Ciamis, Mahasiswa Asal Purwadadi Hadir Untuk Mengabdi

Berita Ciamis, galuh.id - Sejumlah mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, membentuk sebuah paguyuban kedaerahan. Satu di...

Temukan Kami

49,380FansSuka
186PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

PSBB Ciamis, Ini Strategi Pedagang Baso Ikan di Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ciamis membuat pedagang baso ikan mengeluarkan strategi berdagangnya agar tetap ada pemasukan...

Pertanyakan Toko Modern Tanpa IUTS, HMI Ciamis Datangi Setda

Ciamis, galuh.id - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis melakukan audiensi terkait permasalahan Toko Modern yang tidak memiliki Izin Usaha Toko Swalayan...

Digempur Isu Tunggakan Gaji, Kalteng Putra di Liga 2 Tetap Lakukan Persiapan

Info Liga 2, galuh.id - Kalteng Putra di Liga 2 memastikan diri akan mengikuti kompetisi. Rencananya Liga 2 2020 akan bergulir pada bulan Maret...

Laga Kedua Kualifikasi Piala Asia U-19, Indonesia Hajar Hongkong 4-0

Berita Olahraga, galuh.id - Timnas U19 Indonesia mengalahkan Timnas U19 Hongkong dalam laga kedua kualifikasi Piala Asia U-19 2020 dengan skor telak...

HP Sharp Aquos Zero 2, Smartphone Andalan Asal Jepang

HP Sharp Aquos Zero 2 merupakan smartphone yang menjadi andalan perusahaan electronik Jepang. Dengan hadirnya smartphone dari jepang tentunya akan semakin menghangatkan...