Minibus Wisatawan Terjun ke Selokan di Pangandaran

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Pangandaran, galuh.id – Sebuah minibus jenis Hiace yang membawa 12 wisatawan asal Bandung, tiba-tiba oleng dan terjun ke selokan di Pangandaran.

Insiden ini terjadi di Desa Babakan, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu (19/4/2025).

Kejadian ini sontak membuat warga sekitar bergegas memberikan bantuan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Namun, dua orang penumpang mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

- Advertisement -

Kasat Lantas Polres Pangandaran, Iptu Yudi Risnandar, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat minibus melaju dari arah Banjar menuju Pangandaran.

Lantaran sopir mengantuk, minibus yang membawa wisatawan tersebut hilang kendali dan akhirnya terjun bebas ke selokan di pinggir jalan.

“Dari pengakuan sang sopir, kecelakaan ini terjadi karena dirinya mengantuk, sehingga kendaraan keluar jalur dan masuk ke selokan,” ungkap Yudi.

Minibus ini lanjut Yudi, membawa 12 penumpang dari Bandung yang berencana berwisata ke Pantai Pangandaran.

- Advertisement -

Kecelakaan ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang langsung turun tangan mengevakuasi para penumpang dari dalam kendaraan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian bergegas mengamankan situasi. Kemudian mengevakuasi bangkai kendaraan dengan bantuan mobil derek.

Akibat dari kecelakaan ini, dua penumpang mengalami luka ringan, sementara 10 lainnya selamat tanpa cedera serius. Setelah menjalani observasi medis, kedua korban diperbolehkan pulang.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan Satlantas Polres Pangandaran.

Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya mereka yang menempuh perjalanan jauh, untuk selalu berhenti dan beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk.

“Kelelahan saat berkendara bisa berakibat fatal. Jika merasa mengantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat agar konsentrasi tetap terjaga,” ucap Yudi.

“Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan,” pungkasnya. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

DPRKPLH Ciamis Apresiasi Sekolah Adiwiyata, Siap Jadi Inspirasi Sekolah Lain

Sebanyak 10 sekolah dan madrasah di Kabupaten Ciamis berhasil meraih gelar Sekolah Adiwiyata Tahun 2026. Prestasi ini menunjukkan komitmen pendidikan untuk membudayakan kepedulian lingkungan melalui berbagai program. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Artikel Terkait