Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Pakai Motor Pinjaman dan Minim Dana, Tim Grasstrack Ciamis Raih Juara Umum di Eksibisi PORDA Grasstrack Jabar 2018

Ciamis, Galuh ID – Roni Sahroni, pegiat grasstrack Ciamis tergugah dengan bakat para grasstracker -sebutan untuk para atlet grasstack atau pembalap grasstrack- Ciamis. Potensi mereka membuat Roni berjuang agar para grasstracker ini bisa mewakili Ciamis dalam Gelaran balap Eksibisi PORDA Grasstrack Jawa Barat menuju PON ke-20 Papua 2020.

“Melihat potensi si pembalap, si atlet, kita memperjuangkan dan berharap si atlet ini dikarenakan orang Ciamis, kita yang peduli otomotif dan pegiat otomotif, saya mengupayakan bagaimana caranya si atlet bisa dikirim mewakili Ciamis dalam Eksibisi Porda Jabar menuju PON 2020,” kata Roni, manajer tim grasstrack Ciamis mengawali ceritanya.

Tetapi, minimnya dana membuat Roni dan timnya berpikir ulang. Roni sempat pula bertanya pada Pemda Ciamis, tetapi tidak ada anggaran untuk mendanai tim grasstrack Ciamis.

“Orang Ciamis banyak yang tahu tentang grasstrack, tetapi tahunya ada duitnya. Makanya kita pilih mana yang nyari untung mana yang benar-benar ingin bergerak memajukan grasstrack Ciamis, daripada banyak omong, nggak banyak kerja,” terang Roni.

Masalah dana menemui titik terang setelah Roni menghimpun pegiat grasstrack di Forum Otomotif Ciamis Bersatu (FOCB). Roni menyebutkan nama-nama seperti H. Jamal Mega Baja, H. Roni Gapuraning Rahayu, dan H. Otong, Ketua Yayasan UNIGAL, mereka adalah para pengusaha Ciamis yang ikut menjadi sponsor tim grasstrack Ciamis. Bukan itu saja, Hawex salah satu brand yang memproduksi jersey pembalap asal Ciamis ikut jadi sponsor dengan memberikan jersey spesial untuk para pembalap.

Melalui Forum Otomotif Ciamis Bersatu disepakati pula untuk memakai motor pinjaman dalam rangka menekan dana agar tidak membengkak.

“Untuk spek motor yang digunakan kan tidak sembarangan, terus kita berpikir kalau membeli motor maka dana membengkak, karena itu siapapun dari Ciamis untuk Ciamis yang mau meminjamkan motor sementara untuk dipakai balap, karena kita ingin seiirit mungkin tapi hasilnya maksimal. Motor alhamdulillah ada yang support, bahkan dari forum tersebut untuk dana pun ada yang nyumbang seratus dua ratus hingga jutaan,” terang Roni.

Ketika masalah dana selesai, bukan berarti jalan tim grasstrack Ciamis mudah, mereka kemudian terbentur masalah administrasi. Masalah itu hadir ketika IMI Korwil Ciamis tidak bisa mengeluarkan rekomendasi untuk mengikuti eksibisi, alasannya IMI Korwil Ciamis telah dibekukan. Roni harus bolak-balik meyakinkan beberapa pihak agar mau memberikan rekomendasi.

“Sampai saya terpaksa bilang, kalau begini terus dunia grasstrack Ciamis nggak bisa maju!” Tegas Roni.

Rekomendasi pun akhirnya didapat Roni dari KONI kabupaten Ciamis, setelah sebelumnya IMI Jawa Barat menyarankan mereka untuk meminta rekomendasi pada KONI Ciamis.

Timnya pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini, Lintasan permanen Karang Para, Kebonmanggu, Gunung Guruh, Sukabumi, Jawa Barat menjadi saksi perjuangan grasstracker Ciamis yang keluar sebagai juara umum pada 10-11 November 2018 lalu.

Gelar juara umum itu setelah atlet grasstrack Ciamis meraih 3 kelas podium tertinggi dari 4 kelas yang dilombakan. Mereka adalah Fitra Nurahman Yanuar yang meraih podium di kelas Trail 4 Tak 150 cc S/D 20 Tahun Perorangan. Kemudian pada kelas Trail 4 Tak 150 cc 21 Tahun + Perorangan podium dipersembahkan oleh Adi Sucipto. Grastracker yang akrab disapa Adi Ceto ini bersama Ade Hendrayana Komara juga meraih podium di kelas Trail 4 Tak 150 cc 21 Tahun + Beregu. Sementara itu, pada kelas Trail 4 tax 150 cc 20 tahun beregu, Fitra Nurahman Yanuar bersama Agung Rahayu meraih podium kedua.

“Saya ingin membuktikan Ciamis bisa! Jangan sampai mereka para atlet, para pembalap grasstrack ini diakui oleh daerah lain, tahu-tahu mereka juara kemudian diakui oleh Bogor misalnya, kalau juara kan yang bangga Ciamis juga,” pungkas Roni.

(Arul/K. Putu Latief)

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.