Pawai Ta’aruf MTQ XLIII di Kawali Ciamis Disambut Antusias Warga

Kawali, galuh.id –  Pawai ta’aruf MTQ XLIII yang tahun ini digelar di Kecamatan Kawali diikuti peserta dari kecamatan se-Kabupaten Ciamis, Selasa (9/7/2019). Para peserta pawai tampak antusias mengikuti pawai yang dimulai pukul 09.00 WIB dari Terminal Lama Kawali dan berakhir di kantor kecamatan. 

Sesampainya di halaman kantor Kecamatan Kawali, para peserta  disambut oleh Bupati dan wakil Bupati Ciamis. Para peserta ta’aruf dari setiap kecamatan menampilkan berbagai kreatifitas kesenian bernuansa keagamaan di hadapan Bupati Ciamis dan jajaran pemerintah lainnya.

Iringan pawai ta’aruf disambut Bupati dan Wakil Bupati Ciamis di halaman kantor Kecamatan Kawali, Selasa (9/7/2019). Foto: Arul/GaluhID

“Alhamdulilah pawai ta’aruf menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh masyarakat Ciamis khususnya masyarakat Kawali, mereka sangat antusias mengikuti pawai ta’aruf ini, mengingat tahun sebelumnya yang harusnya di Kawali dipindah ke kota Ciamis,” ujar Agus Abdul Kholik, Ketua  Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Ciamis di lokasi acara, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, pawai ta’aruf yang digelar di Kecamatan Kawali merupakan salah satu gelaran MTQH yang disambut meriah oleh warga. Peserta dari setiap kecamatan membludak, bahkan ada satu kecamatan yang mengirimkan 1000 orang perwakilannya untuk ikut dalam pawai ta’aruf tersebut.

Agus mengatakan, Kabupaten Ciamis memiliki qori dan qoriah potensial dan terbaik di tingkat nasional. Digelarnya MTQH ini, diharapkan dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang mampu berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Kita sudah memiliki juara tingkat Internasional, yaitu Zainal Abidin yang menjuarai MTQ Internasional di Turki tahun 2016 lalu,” ucapnya.

Agus berharap digelarnya MTQH tingkat kabupaten Ciamis ini bisa melahirkan qori dan qoriah di Ciamis yang pandai bertilawah. Bukan itu saja, adanya MTQH ini diharapkan dapat melahirkan ahli kaligrafi, tafsir dan hadis.

“Di Ciamis memiliki banyak pesantren, sehingga banyak potensi dari santri maupun pelajar untuk lebih dikembangkan menjadi qori dan qoriah yang berkualitas dan berpestasi. Nantinya mereka bisa mewakili Ciamis di ajang nasional dan Internasional,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini