oleh

Penanganan KDRT Oknum Anggota DPRD Ciamis Dinilai Lamban

Hubungi
 
 

Berita Ciamis, galuh.id – Penanganan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi pada Oknum Anggota DPRD Ciamis dinilai lamban. Hal tersebut akan dianggap menimbulkan preseden buruk di mata masyarakat lantaran belum menemukan kepastian.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis H Dudung Mulyadi angkat bicara, menurutnya, kasus yang ditangani kepolisian mengenai KDRT harusnya bisa ditangani dengan cepat.

Loading...

Dudung juga mendorong pihak kepolisian untuk mengungkap kasus KDRT ini. “Jangan sampai dibiarkan berlarut. Kami khawatir, kasusnya ini jadi gunung es,” ucapnya, Kamis (20/02/2020).

Dia melanjutkan, penanganan kasus tentunya harus diungkap secepat mungkin.

Dudung pun mengakui, dirinya sangat menyesalkan tentang adanya kasus KDRT yang menimpa salah seorang wakil rakyat ini. “Publik figur harusnya memberikan teladan,” sebutnya.

Lebih jauh lagi, Dekan Fakultas Hukum Unigal tersebut mengatakan bahwa permasalahan ini belum direspons secara cepat oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Ciamis.

“Sejauh mana tindakan BK DPRD Ciamis. Ini sangat kami sesalkan, jika memang dari BK itu tidak ada tindakan apa-apa,” katanya.

Di sisi lain, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, diketahui bukti yang telah berhasil dikumpulkan salah satunya rekaman CCTV.

Selain itu, oknum anggota DPRD Ciamis inisial S dan istrinya Sy, juga telah saling melaporkan dugaan kasus KDRT ini ke Polres Ciamis pada Januari 2020.

Kasatreskrim Polres Ciamis AKP Risqi Akbar mengungkapkan, untuk kasus ini prosesnya sudah sidik, dia juga menuturkan memang ada bukti berupa CCTV. “Sekarang prosesnya melengkapi berkas. Kalau penetapan tersangka belum,” ujar Risqi. (GaluhID/Maulana)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA