Banjar, galuh.id – Warga Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan pengelolaan sampah Kamisama yang absen pada momen Lebaran 2025. Bau tak sedap pun muncul karena sampah bertumpuk.
Bau menyengat dan tumpukan sampah menjadi pemandangan tak sedap yang harus di terima warga RT 25 RW 12 Lingkungan Siluman, Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, selama momen Lebaran.
Kawasan Minimasi Sampah Mandiri (Kamisama), yang bertugas mengangkut sampah, justru absen selama hari-hari penting tersebut, memicu keluhan luas dari masyarakat.
Teti, koordinator RT, dengan tegas menyampaikan rasa kecewanya terhadap pengelolaan sampah Kamisama.
“Warga sudah membayar iuran tepat waktu, tapi tetap saja membiarkan sampah menumpuk. Bau tak sedap membuat suasana Lebaran yang seharusnya bahagia menjadi terganggu,” ujar Teti, Selasa (8/4/2025).
Teti juga menambahkan bahwa ia kerap menalangi iuran warga yang telat bayar agar pelayanan tetap berjalan. Namun, komitmen Kamisama justru mengecewakan.
“Mereka sering terlambat, padahal kesepakatan awal pengangkutan dilakukan setiap hari,” keluhnya.
Lalak Siti Malak, Ketua RT 25, menyampaikan hal serupa. Ia mengaku sering menerima keluhan dari 35 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di wilayahnya.
“Saya sudah komplain ke petugas Kamisama, tapi alasannya motor pengangkut rusak. Akhirnya, sampah baru diangkut Jumat pekan ini,” katanya.
Lalak berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi Kamisama agar pelayanan sesuai dengan kesepakatan.
“Warga sudah melaksanakan kewajibannya dengan membayar iuran. Jangan sampai ada alasan lagi soal keterlambatan,” tegas Lalak. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
