Polres Tasikmalaya Sidak Minyak Goreng di Pasar Singaparna

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Harga Minyak Sudah Dikembalikan Pada Mekanisme Pasar

Sementara itu, dari pihak Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Tasikamalaya, Wawan Setiawan menyampaikan bahwa harga sudah dikembalikan pada mekanisme pasar.

Wawan selaku Kasi Pengawasan Wasdal Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bakopting) turut serta dalam Sidak ketersediaan minyak goren.

Namun Wawan mengakui, suplai minyak goreng saat ini belum lancar dan belum merata baik ke pasar tradisional maupun toko modern.

“Sampai saat ini suplainya belum lancar dan rata, baik ke pasar atau ke ritel, sedangkan suplainya dari distributor,” ungkap Wawan.

- Advertisement -

Hal yang sama susahnya minyak disampaikan oleh salah satu konsumen, Dian yang tidak kebagian minyak goreng karena telah habis.

“Saya keluar rumah agak siangan jadi gak kebagian minyak goreng, di pasar, di toko juga habis, kumaha ieu pamarentah,” jelasnya.

Bahkan pemilik pangkalan minyak goreng curah, Hajah Piah pun merasakan tersendatnya ketersediaan minyak goreng curah, karena permintaan yang tinggi.

“10 ton habis, gak tau kapan dikirim lagi, kita jual Rp.18 ribu, gak tau kalau HETnya Rp.14 ribu,” pungkasnya.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muharram Penuh Berkah, Pemkab Ciamis Gelar Santunan 2.650 Anak Yatim

Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar acara santunan untuk 2.650 anak yatim di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menekankan pentingnya perhatian sosial terhadap anak yatim, bukan hanya saat Muharram. Kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi membangun Ciamis dengan semangat gotong royong dan kepedulian.

Artikel Terkait