oleh

PSGC Ciamis Datangkan Pemain Baru untuk Putaran 2 Liga 2 2019

 
 

Berita PSGC, galuh.id – Menyusul pencoretan pemain PSGC Ciamis yang sudah dilakukan oleh pihak manajemen, kini PSGC tengah berupaya mendatangkan pemain-pemain baru.

Tercatat ada 3 pemain baru yang akan terlebih dahulu dipanggil ke Ciamis. Pemain yang dipanggil atas nama Richard Gilberth Matui, Eduard Kareth dan Engkus Kuswaha.

Richard Gilberth Matui merupakan mantan pemain Semen Padang dan mantan pemain tim Papua di Pra-PON 2011. Richard berposisi sebagai winger kanan/kiri. Sementara Eduard Kareth berposisi sebagai gelandang serang dan Engkus Kuswaha, mantan pemain Martapura FC yang ada di posisi striker.

Eduard Kareth pemain bidikan PSGC yang berposisi sebagai gelandang serang. Foto: Istimewa

“Sementara kita panggil dulu 3 pemain tersebut untuk datang ke Ciamis. Masalah nanti direkrut atau enggaknya kita lihat dari kualitas pemain tersebut.” Ujar Ayi Daud, Asisten Pelatih PSGC kepada Galuh ID, Jumat (16/8/2019).

Perekrutan pemain tidak hanya itu saja, ada beberapa nama yang tengah diincar oleh Laskar Galuh untuk bisa bergabung. Apalagi yang sudah dicoret sebanyak 7 pemain, tidak menutup kemungkinan PSGC bisa merekrut pemain lebih banyak daripada yang telah dipulangkan lebih awal.

“Ada beberapa yang sudah negosiasi dan akan direkrut jika menemukan kecocokan. Mereka pemain yang bermain di Liga 2 musim sekarang. Kami juga tak mau terburu-buru, apalagi Pelatih juga belum ditentukan. Jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung,” jelas Ayi Daud.

Kondisi tim yang tengah dilanda kekalahan beruntun dalam melakoni setiap pertandingan putaran pertama, membuat para pengurus berpikir keras untuk menyelamatkan PSGC dari ancaman degradasi.

Apalagi saat ini memang posisi klasemen PSGC berada di dasar zona merah wilayah Barat. PR besar bagi tim yang bermarkas di Stadion Galuh untuk terus berbenah dari segi pemain, terutama untuk kembali menaikan kejayaan Laskar Galuh.

Evaluasi menyeluruh menjadi jalan utama untuk membuang sial dalam menjalankan pertandingan. PSGC hanya mampu menang satu kali di kandang dari 5 kali jatah pertandingan dikandang sendiri.

Meskipun masih menyisakan satu kali pertandingan kandang lagi, Laskar Galuh tetap optimis untuk melakoni pertandingan terakhir diputaran pertama melawan Blitar United pada 18 Agustus 2019 mendatang.

Sementara itu, peluang PSGC untuk tetap bertahan di Liga 2 Indonesia sebenarnya masih terbuka dengan catatan bisa menyapu bersih semua pertandingan kandang dan minimal bermain imbang di pertandingan tandang untuk beberapa kali pertandingan. Mengingat calon lawan yang kuat, PSGC tetap harus waspada melakoni putaran ke-2 nanti.

Untuk jatah pertandingan kandang putaran ke-2 sebanyak lima kali, diantaranya lawan Sriwijaya FC, Babel United, Perserang, Cilegon United dan PSMS Medan. Sementara untuk sisanya, pertandingan tandang sebanyak 6 kali lawatan. (galuh.id/AR7)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA