Ciamis, galuh.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 70.363 Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha telah diterbitkan.
Hal itu sejak berlakunya sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) pada 4 Agustus 2021 hingga 6 Mei 2025.
Kepala DPMPTSP Ciamis, Rudi, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas usaha.
Mayoritas pelaku usaha berasal dari sektor UMK (Usaha Mikro dan Kecil), namun pihaknya menegaskan bahwa NIB bukan hanya untuk UMKM.
Tetapi juga untuk semua pelaku usaha, baik perorangan maupun kelompok, di bidang barang maupun jasa.
“Oleh karena itu, kami terus menghimbau pelaku usaha agar segera mengurus NIB. Bisa secara mandiri melalui OSS RBA atau datang langsung ke kantor DPMPTSP,” ungkap Rudi.
Lanjut Rudi, dengan adanya NIB, legalitas usaha khususnya UMKM lebih terjamin.
Selain itu, NIB juga mempermudah akses pelaku usaha terhadap pembiayaan, perizinan lainnya, serta membuka peluang pemasaran produk secara nasional.
Meski capaian tersebut patut diapresiasi, Rudi tak menampik masih adanya kendala yang dihadapi masyarakat. Terutama dalam hal pemahaman penggunaan sistem digital OSS.
Masih ada pelaku usaha yang kesulitan menggunakan sistem OSS secara online, terutama di daerah pedesaan.
“Karena itu, kami terus lakukan pendampingan dan edukasi baik melalui sosialisasi maupun layanan langsung di kantor,” jelas Rudi.
Sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan, DPMPTSP Ciamis saat ini juga tengah membangun Zona Integritas. Sebagai bagian dari komitmen menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Kami ingin memberikan pelayanan yang bersih, cepat, dan akuntabel. Melalui pembangunan Zona Integritas ini, kepercayaan masyarakat terhadap sistem perizinan dapat semakin meningkat,” tegas Rudi.
Dengan sistem yang semakin transparan dan dukungan digitalisasi, DPMPTSP Ciamis optimis iklim investasi serta perkembangan UMKM di daerah akan terus tumbuh positif ke depan. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
