Banjar, galuh.id – Sebanyak 29 peserta dari berbagai daerah mengikuti Penataran Wasit Bulutangkis di Aula Kelurahan Purwaharja Kota Banjar, Kamis (10/07/2025) pagi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan wasit profesional yang siap menghadapi standar ketat dan intensitas tinggi dalam dunia perwasitan.
Peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pelatih, mahasiswa, hingga mantan atlet.
Mereka menjalani sesi pelatihan yang meliputi pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru dari Badminton World Federation (BWF).
Kemudian teknik pengambilan keputusan di tengah pertandingan, hingga simulasi pertandingan guna mengasah respons, etika, dan integritas di lapangan.
Narasumber kegiatan, Aris Ginanjar Saputra, menyebut bahwa peserta tidak hanya berasal dari Kota Banjar. Tetapi juga dari daerah lain seperti Ciamis, Pangandaran, Kuningan, Cirebon, Tasikmalaya, Brebes, dan Majenang.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi wasit agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Update peraturan sangat dinamis, dan melalui pelatihan ini, kita membangun pondasi kuat demi kemajuan bulutangkis dari sisi perwasitan,” ujar Aris yang juga wasit nasional berlisensi A dan Referee Provinsi Jawa Barat.
Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi titik awal bagi para wasit untuk menembus level dunia.
“Semangat belajar dan keinginan untuk terus berkembang adalah kunci. Penataran ini bukan hanya soal kapasitas, tapi juga soal karakter dan integritas seorang wasit,” tegasnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bendahara PBSI Kota Banjar, Teny Heru Siswanto, yang menekankan pentingnya peran wasit sebagai penjaga kualitas dan integritas pertandingan bulu tangkis.
“Penataran ini bukan sekadar rutinitas, tapi pondasi utama untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi sportivitas. Saya harap peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Selain itu Teny juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap aturan perwasitan yang terus diperbarui.
“Profesionalisme seorang wasit menjadi cermin dari kualitas pertandingan. Dengan pemahaman aturan yang tepat, pertandingan akan berlangsung adil dan penuh kepercayaan,” pungkasnya. (GaluhID/Teja)
Editor: Evi
