Ratusan Pedagang Pasar Banjar Keluhkan Edaran Hak Huni Kios

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Kondisi kios di Pasar Banjar, kata Sri, banyak pedagang yang menempati tidak memiliki kartu hak huni kios atas namanya masing-masing.

Padahal, banyak dari pemilik hak huni kios itu yang menunggak retribusi.

“Ketika petugas meminta retribusi kepada pedagang yang menempati, bilangnya saya tidak tau karena baru menempati kiosnya,” jelasnya.

Mengenai retribusi kios pasar, Sri mengaku selama ini capaiannya tidak sesuai dengan target. Tahun lalu saja, hanya mencapai 7,99 persen.

- Advertisement -

Bahkan tahun 2024 pun, Dinas KUKMP targetkan retribusi sebesar Rp2,3 miliar. Akan tetapi hingga pertengahan tahun, capaian retribusi baru mencapai 30 persen.

“Sehingga kami upayakan tahun ini bisa tercapai, dan tentu hal itu atas dukungan semua pihak serta kesadaran para pedagang,” tuturnya.

Selain itu, Dinas KUKMP Kota Banjar juga ingin menertibkan pedagang yang memiliki kartu hak huni kios dan ganti dengan surat perjanjian.

Dalam perjanjian itu, rencananya akan menyertakan mengenai hak dan kewajiban para pedagang.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait