Rekonstruksi Kasus Orang Tua Bunuh Anak di Singaparna Tasikmalaya, Keluarga Menangis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Tasikmalaya, galuh.id – Polisi menggelar rekonstruksi kasus orang tua bunuh anak di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Senin (26/02/2024).

Polres Tasikmalaya mengungkap kasus pembunuhan anak yang memiliki kebutuhan khusus.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Sukaasih, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Polisi pun menggelar rekonstruksi kematian Alif Nugraha (10) di rumah orang tuanya.

- Advertisement -

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aipda Josner mengatakan tujuan rekonstruksi ini agar proses hukum terdakwa dapat lengkap.

“Penting untuk menghubungkan apa yang tersangka ucapkan dengan pandangan atau representasi visual,” ujar Josner di tempat kejadian.

Dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye, Baehaki (61) dan Sumiati (50) mendapat pengawasan dari petugas kepolisian.

Pasangan suami istri yang menjadi tersangka kasus pembunuhan anak kandungnya ini akan mengikuti proses rekonstruksi.

- Advertisement -

Beberapa anggota keluarga dan orang-orang di sekitar terlihat menangis saat melihat kedua tersangka berjalan di antara polisi.

Sangat mengejutkan bagi keluarga, mengetahui bahwa pasangan suami istri yang baik ini tiba-tiba membunuh anak sendiri.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait