Salimah Panawangan Ciamis Bantu Korban Bencana Pergerakan Tanah

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kecamatan Panawangan kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana.

Bantuan itu Salimah berikan kepada sejumlah warga di Dusun Cilimus, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan yang terdampak pergerakan tanah, Minggu (31/01/2021).

Ketua Pengurus Cabang (PC) Salimah Panawangan, Mamah, mengatakan bantuan yang pihaknya berikan itu sebagai wujud kepedulian kepada para korban yang terkena musibah.

“Kami dari Salimah PC Kecamatan Panawangan. Juga perwakilan Pengurus Daerah (PD) Salimah Kabupaten. Hari ini telah memberikan bantuan,” ucap Mamah.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, bantuan yang pihaknya berikan itu merupakan hasil rereongan dari para anggota. Selain itu, juga dukungan agnia yang peduli dengan sesama yang mengalami musibah.

Ia pun berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk para korban yang terkena dampak bencana pergerakan tanah di Dusun Cilimus Desa Indragiri.

“Mudah-mudahan saja bantuan yang telah kami berikan ini bisa bermanfaat untuk mereka,” ujar Mamah.

Mamah menambahkan, bantuan yang Salimah Panawangan berikan bagi para korban terdampak pergerakan tanah yakni berupa 5 dus mie instan, selain itu juga ada sejumlah uang tunai.

- Advertisement -

Usman Suryadi selaku Ketua Pusat Informasi Penanggulangan Bencana Pergerakan Tanah Dusun Cilimus Desa Indragiri, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Atas nama masyarakat. Saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuan ini. Insya alloh amanah ini akan kami berikan kepada korban yang terdampak bencana,” ujar Usman. (GaluhID/Evi)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Sehari, Damkar Banjarsari Ciamis Tangani Dua Kebakaran Lahan di Lokasi Berbeda

Pos Pemadam Kebakaran Banjarsari di Ciamis, Jawa Barat, menangani dua kebakaran lahan pada Rabu, 16 September 2026. Kebakaran pertama terjadi di Dusun Talang Banteng dan yang kedua di Dusun Cimentek. Api diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan oleh seseorang dengan gangguan jiwa. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke permukiman.

Artikel Terkait