Shin Tae-yong Tersinggung, Disamakan sebagai Pelatih Gagal di Timnas Indonesia?

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Tersinggungnya itu bisa dibilang begini, Indonesia itu kalau hanya runner-up sudah biasa,” kata Haruna dikutip dari CNN Indonesia, Senin (17/1/2022).

Diduga Shin Tae-yong tersinggung dengan capaian Timnas Indonesia yang sebelum kedatangannya pun sudah lima kali runner-up.

“’Sebelum anda itu (Indonesia) sudah lima kali jadi runner-up’. Ya ada atau tidak adanya Shin Tae-yong prestasi tertinggi kita itu runner-up,” tambah Haruna.

Pencapaian Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Menurut Haruna, pencapaian Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 berbeda dengan ekspektasi publik Indonesia. Ia justru berharap Shin Tae-yong dapat mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara.

- Advertisement -

Haruna juga membandingkan saat Shin Tae-yong datang menggantikan Luis Milla.

Saat itu suporter Indonesia ramai mendemo PSSI untuk mempertahankan pelatih Spanyol karena dianggap bisa mendongkrak prestasi Timnas Indonesia.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait