Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Soroti Kinerja Kejari, HMI Ciamis Aksi Kembali

Ciamis, galuh.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Ciamis kembali menggelar aksi di depan Kejaksaan Negeri Ciamis, Kamis (04/07/2019).

Aksi tersebut menyoroti lambannya kinerja Kejari Ciamis terhadap penanganan perkara fingerprint, KPUD Pangandaran, serta Revitalisasi Alun-alun Ciamis.

“Perkara-perkara tersebut sampai saat ini belum ada kejelasannya, padahal sudah lama terjadi,” kata Edgar Dzikri selaku Korlap Aksi.

Tidak hanya perkara itu, HMI Ciamis meminta Kejari agar secepatnya mengungkap dan menyelesaikan semua perkara yang saat ini ditangani.

“Jangan sampai masyarakat Kabupaten Ciamis menilai Kejaksaan Negeri Ciamis saat ini tak mampu menjalankan peran dalam penanganan hukum, karena memang tak adanya penyelesaian dari perkara yang seharusnya diselesaikan,” tambahnya.

Dikri menjelaskan, Kejari Ciamis diibaratkan sebuah handphone yang habis kuota karena sudah tidak memiliki energi.

“Bagi kami Kejari ini seperti itu, sebab perkara-perkara yang harus diselesaikan oleh Kejari seperti kehabisan energi, atau lamban dalam penyelesaiannya,” jelasnya.

Menanggapi aksi HMI Ciamis tersebut, Kejaksaan Negeri Ciamis melalui Kepala Seksi Pidana Khusus A Tri Nugraha mengatakan beberapa kasus yang sedang ditangani Kejari sudah dalam tahap penyelesaian.

“Proses penyelesaian kasus KPUD Pangandaran saat ini sedang dalam tahap penyelesaian, kami tak akan lama lagi akan menetapkan tersangka,” ujar Tri Nugraha kepada awak media, Kamis (4/7/2019).

Sementara untuk kasus fingerprint, kata Tri, pihaknya sedang berkordinasi dengan pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui ada tidaknya kerugian negara. Hal ini karena berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa, sehingga terlebih dahulu harus diketahui ada atau tidaknya tindak pidana korupsi.

“Terkait hal itu ternyata setelah kami expose dengan BPKP, pihak BPKP harus ada ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan kami sudah melayangkan surat ke LKPP untuk mengajukan pemeriksaan oleh ahli,” paparnya.

Menurutnya, pihak kejaksaan sudah memeriksa saksi-saksi terkait kasus fingerprint.

“Saat ini kami sedang melakukan tahap penyelidikan terhadap 50 saksi, terkait tersangka nanti setelah pemeriksaan ahli dari LKPP, apabila pemeriksaan LKPP sudah beres nanti kita tentukan tersangkanya,” pungkasnya. (galuh.id/Dede)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...