STMIK Tasikmalaya Ditutup, Mahasiswa Tuntut Pihak Kampus Tanggung Jawab

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Tasikmalaya, galuh.id – STMIK Tasikmalaya ditutup pada Jumat 24 Maret 2023 setelah adanya temuan 40 pelanggaran data.

Dalam hal ini, Kemendikbud Ristek secara resmi menutup kampus yang terletak di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut.

Menghimpun berbagai sumber, STMIK Tasikmalaya memiliki 800 mahasiswa aktif yang terdaftar di kelas Reguler dan Karyawan.

Kabar penutupan ini sangat meresahkan bagi ratusan mahasiswa yang saat ini kehilangan kejelasan mengenai nasib mereka di kampus.

- Advertisement -

Mengingat hal itu, pada Senin (27/3/2023), ratusan mahasiswa STMIK Tasikmalaya melakukan aksi protes dengan mengepung kampus. Serta menuntut ganti rugi secara material dan moril.

Aksi ini terjadi setelah sejumlah mahasiswa dan alumni mengalami masalah dengan data mereka di PDDikti. Bahkan banyak yang tidak terdaftar.

Saat melakukan aksi, para mahasiswa mengenakan pakaian hitam dan melakukan orasi di Alun-Alun Indihiang, sebelum menuju ke Aula Restu Sky di Kampus STMIK Tasikmalaya.

Situasi ini memperlihatkan bahwa mahasiswa sangat prihatin dengan masalah yang terjadi dan menginginkan solusi yang segera pihak kampus berikan.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Hadapi Dunia Kerja, Wisudawan Unigal Diminta Utamakan Integritas dan Nilai Spiritual

Dewan Pembina Universitas Galuh, Agun Gunandjar Sudarsa, menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan nilai spiritual bagi wisudawan agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif. Ia mengajak alumni untuk menghargai perbedaan dan menciptakan lapangan pekerjaan melalui kerja sama antar disiplin ilmu, serta berharap menjadi alumni yang dipercaya masyarakat.

Artikel Terkait