Minggu, 7 Maret 2021
Minggu, 7 Maret 2021
 
 

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id – Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum dilaksanakan.

Hari pertama, orang tua siswa datang ke sekolah, sebagian ada yang membawa serta anak-anaknya yang akan sekolah.

Kedatangan orang tua dan anak-anaknya hanya untuk mengambil buku paket dan terdapat pengumuman informasi dari pihak sekolah.

Baca Juga : Peminat Membludak, SMAN 1 Ciamis Tenerima 408 Siswa Baru

Salah satunya adalah SDN 2 Kertasari Ciamis yang belum memulai kegiatan belajar mengajar, hanya orang tua yang datang ke sekolah.

Tahun Ajaran Baru 2020

Orang tua siswa datang ke SDN 4 Kertasari dengan cara bergiliran, dan hanya membawa beberapa buku paket yang akan digunakan.

Menurut Kepala SDN 4 Kertasari Ismail Hamdi, kegiatan belajar akan dilakukan dengan cara guru keliling ke rumah siswa.

“Akan dibagi kelompok belajar per zona, satu kelompok terdiri dari 7 orang siswa yang rumahnya berdekatan,” jelas Ismail, Senin (13/7/2020).

Ismail menambahkan untuk siswa baru kelas 1, terlebih dahulu diberikan sosialisasi serta dilakukan pembagian kelompok untuk selanjutnya belajar di rumah.

Selain belajar di rumah orang tua siswa, pihak sekolah memberikan kebebasan untuk tempat belajar di tempat lain sesuai dengan kesepakatan.

Sekolah Dilarang Menghadirkan Siswa di Sekolah

Menurut Ismail pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai dengan keputusan 4 menteri, sekolah dilarang menghadirkan siswa di sekolah.

“Ini sesuai dengan kondisi AKB saat ini, sesuai dengan larangan oleh 4 menteri yang melarang menghadirkan siswa di sekolah,” jelasnya.

Sehingga guru keliling ke rumah siswa yang sudah dibagi kelompok, atau mendatangi tempat sesuai yang telah disepakati bersama.

Meskipun siswa tidak datang ke sekolah, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dan masih terdapat interaksi antara guru dan siswa.

Sedangkan untuk waktu pertemuan menurut Ismail, dibatasi yaitu sekitar 1,5 jam pada setiap kelompok belajar.

Kemudian orang tua yang datang pada hari pertama di SDN 4 Kertasari di tahun ajaran baru ini tidak semua hadir.

“Hanya sebagian orang tua yang datang ke sekola untuk mengambil buku paket kelompok anaknya, jadi hanya perwakilan,” jelas Ismail.

Jadi menurut Ismail, guru keliling ke rumah siswa menjadi solusi saat sekolah melarang menghadirkan siswa ke sekolah. (GaluhID/Ardiansyah)

Loading...

Artikel Terkait

Harga Cabe Rawit di Pasar Banjarsari Ciamis Pedas, Capai Rp 110 Ribu/kg

Berita Ciamis, galuh.id - Harga cabe rawit merah di pasar Banjarsari Ciamis terasa pedas sekali tembus capai Rp 110 ribu per kilo. Salah seorang pedagang...

DPC Demokrat Ciamis Tolak Hasil KLB di Sibolangit, Tetap Setia ke AHY

Berita Ciamis, galuh.id - Sekretaris DPC Partai Demokrat Ciamis Anjar Asmara menyatakan menolak hasil KLB yang berlangsung di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Sebab pelaksanaan...

Operasi Yustisi Tingkatkan Kesadaran Prokes Warga Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Operasi yustisi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Sekda Ciamis Tatang mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat...

Temukan Kami

47,905FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya