Selasa, 28 September 2021
Selasa, 28 September 2021

Tarik Minat Investor, Ciamis Kembangkan 3 Zona Potensi

Berita Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan bahwa pemerintah daerah punya keinginan membangun 3 zonasi potensi di Ciamis.

Hal itu ia sampaikan saat menerima kunjungan investor dari Asosiasi Indonesia Bahrain Bisnis Partnership di Oproom Setda Ciamis, Rabu (6/1/2020).

Tiga zonasi tersebut antara lain Ciamis utara potensi pariwisata. Seperti Situ Lengkong, Astana Gede yang berupa wisata religi dan sejarah.

Ciamis utara juga merupakan salah satu penghasil sayuran seperti tomat, cabe, kol, brokoli dan lainnya.

Untuk Ciamis Kota atau Ciamis tengah, kata Herdiat, pihaknya ingin mengembangkan pemerintahan, pendidikan dan industri.

Sementara Ciamis selatan punya potensi pada bidang pertanian yaitu lumbung padi, yang merupakan terbesar ke-4 di Jawa Barat.

Menurutnya, yang menjadi kendala kurangnya minat investor di Ciamis adalah sulitnya akses seperti tidak adanya bandara ataupun jalan tol.

Kendala kedua yang menyebabkan kurangnya minat investor adalah karena kurang baiknya perizinan.

Herdiat pun berharap dengan melihat potensi dan peluang tersebut, akan ada investor yang tertarik menanamkan modalnya di Kabupaten Ciamis.

“Kami ingin pertumbuhan yang terintegrasi. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Promosikan Potensi Ciamis ke Berbagai Negara

Sebagai informasi, Ciamis juga merupakan salah satu penghasil kayu terbesar, seperti jati dan albasiah. Serta penghasil kopi dengan 874 ton per tahunnya.

Dr. Yudini selaku Ketua Asosiasi Indonesia Bahrain Bisnis Partnership mengatakan kondisi pandemi Covid-19 saat ini dampaknya akan berjalan cukup lama.

Sehingga dampak dari pandemi ini menimbulkan kondisi sulit yang harus masyarakat hadapi.

Menurutnya, sektor yang dapat bergerak di tengah pandemi Covid-19 adalah sektor pemerintahan.

Di tengah kolapnya perusahaan – perusahaan swasta, pemerintah (Bupati) dengan kebijakannya harus mampu menggerakan kembali perekonomian masyarakat.

Salah satunya dengan mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan sebaik – baiknya.

“Kita bisa memulai dengan BUMD. Saat ini yang bisa bergerak hanya Bupati. Ini kenyataan yang harus pemda hadapi. Menjadi harapan satu – satunya,” ucapnya.

Pada masa pandemi seperti saat ini, lanjutnya, sektor swasta akan berpikir panjang dan lebih berhati – hati untuk menginvestasikan modalnya.

Ia pun akan melihat potensi rill dan data – data Kabupaten Ciamis. Sebelum kemudian mempromosikan potensi Ciamis ke berbagai negara, khususnya Timur tengah seperti Bahrain. (GaluhID/Evi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
276PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan